Kinerja Pansus LKPJ DPRD Bitung, Garang Dipembahasan, Lemah Direkomendasi

oleh -154 Dilihat

Bitung-Kinerja Pansus DPRD Bitung dalam membahas Laporan Kinerja Walikota tahun anggaran 2025 dinilai hanya garang saat pembahasan bersama Organisasi Perangkat Daerah (OPD) namun ternyata lemah direkomendasi.

Sejumlah temuan yang didapat dalam pembahasan, yang menurut ketua Pansus, Rafika Papente menjadi catatan panting, ternyata tidak muncul direkomendasi yang disampaikan saat rapat paripurna dan keputusan DPRD, Jumat (8/5/2026).

Beberapa temuan pansus diantaranya, pengadaan 18 rumpon senilai 1,8 miliar rupiah untuk 4 kecamatan yakni, Ranowulu, Aertembaga, Lembeh Selatan dan Lembeh Utara yang menimbulkan polemik dimasyarakat, dana Sisa Lebih Penggunaan Anggaran (SILPA) sebesar 31,5 miliar rupiah, sementara disejumlah OPD mengaku kekurangan anggaran, seperti Dinas Perkim, Bagian Tata Pemerintahan, RSUD Kota Bitung dan lainnya, tidak muncul direkomendasi.

“Di Dinas Perkim yang berhubungan dengan masyarakat labgsung tidak ada anggaran. Hanya belanja pegawai. Sementara Silpa ini sangat banyak. Belum lagi ini masalah rumpon. Sekkot seharunya tahu ini karena sebagai ketua Tim Anggaran Pemerintah Daerah,” ujar anggota Pansus Yanni Ponengoh saat pembahasan lalu.

Menanggapi hal ini, ketua Aliansi Masyarakat Anti Korupsi (AMAK) Sulut, dr Sunny Rumawung mengatakan, sejak awal dirinya sudah memprediksi Pansus ini hanya kritis diawal. “Ini semua hanya drama. Memang sudah terlihat hanya kritis diawal. Ujungnya dalam rekomendasi hanya seperti podeng,” kata Rumawung.

Dalam sejumlah rekomendasi Pansus yang disampaikan dalam rapat paripurna kemarin terlihat sangat datar dan tidak ada yang menggit. “Paling banyak perbaiki kinerja, penambahan anggaran dan fasilitas. Culuma itu. Point- point penting dalam pembahasan yang dilakukan siang sampai tengah malam tidak ada direkomendasi. Mudah-mudahan Pansus tidak masuk angin,” kata pemerhati masyarakat, Samsi Hima.

Salah satu anggota Pansus yang enggan namanya disebut mengaku kecewa dengan rekomendasi tersebut. “Saya sendiri kecewa dengan rekomendasi ini. Beberapa catatan penting kami tidak muncul di rekomendasi,” ujarnya. (hzq)

No More Posts Available.

No more pages to load.