Manado-Wakil Gubernur Provinsi Sulut Drs Steven Kandouw mengukuhkan Pengurus JIPS Periode 2023-2025.
Pengukuhan digelar di Ruang CJ Rantung Kantor Gubernur Provinsi Sulut, Senin (28/08/2023) siang ini.
Sebagai Koordinator JIPS Irfan Sembeng, Sekretaris Alfa Liando dan Bendahara Vinda Muchtar.
Wagub Kandouw mengatakan, pisau kalau jatuh di tangan salah sangat berbahaya. Tapi sebaliknya kalau jatuh ditangan yang baik banyak kegunaannya.
- Perkuat Kebersamaan Dimomen HUT RI Ke 81, Polres Bitung Gelar Olahraga Bersama Bhayangkari
- Mendengarkan Pidato Presiden Dalam Rangka HUT RI Ke 71, DPRD Bitung 2 Kali Gelar Paripurna Dalam Sehari
- Jalin Kerja Sama Dengan RSUD Bitung, Yayasan Rumah Lukaku Indonesia Lakukan Pemeriksaan Mata Dan Kitanan Gratis
“Pisau dalam konteks ini sama dengan pena, pena sama dengan jari anda. Kalau jatuh di tangan yang salah akan terjadi fitna, hoax, ketidaktahuan ditulis dan pengkaburan,” kata Wagub.
Lanjut Wagub Kandouw, tapi kalau pena jatuh ke tangan yang benar maka akan dipakai untuk mensosialisasi program yang baik, panduan yang baik tentang RPJMD gubernur, memberitahukan skala prioritas gubernur kepada masyarakat.
“Harapan saya JIPS ini menjadi pena yang baik. Sudah delapan tahun bermitra dengan JIPS. Saya optimis sesuai dengan pengalaman JIPS betul betul menjadi mitra dan tandem baik pemerintah provinsi Sulut,” ungkap Wagub Kandouw.
Wagub Kandouw juga meminta teman-teman mengawal fungsi dan tupoksi kalian. Apapun hasil yang dicapai SKPD kalau tidak disampaikan ke masyarakat ibarat garam di laut tidak ada yang tau.
“Saya ucapkan terima kasih. Harapan saya JIPS jadi pilar di Provinsi Sulut,” harap Wagub Kandouw.
Sementara itu, Irfan Sembeng mengucapkan terima kepada Gubernur Provinsi Sulut Olly Dondokambey, Wakil Gubernur Steven Kandouw (ODSK) dan Sekprov Steve Kepel serta pimpinan SKPD yang selama ini mensupport kegiatan JIPS.
“JIPS semakin berkomitmen menjadi lebih baik dan menyukseskan program Pemprov Sulut. Tahun depan tahun pemilu, Pemprov harus sukses menyelenggarakan Pemilu,” harap Sembeng. (*)






