Tomohon-Persiapan kontingen bridge Kota Tomohon menuju Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Bridge ke-60 serta Kongres PB Gabsi ke-27 di Mamuju, Sulawesi Barat, mulai dimaksimalkan secara serius.
Berdasarkan edaran resmi panitia pelaksana Kejurnas Bridge 2026, nomor pertandingan antar kabupaten dan kota yang akan dipertandingkan meliputi Beregu Kelas A, Beregu Kelas B, Beregu Wanita, Beregu Campuran, Beregu Senior, hingga kategori junior kelompok umur KU30, KU25 dan KU20.
Dalam ajang nasional yang dijadwalkan berlangsung pada 17 hingga 26 September 2026 tersebut, kontingen Tomohon dipastikan akan memusatkan kekuatan pada nomor Beregu Antar Kota Kelas A, seluruh nomor mixed atau campuran, kategori ladies atau wanita, serta kelompok umur KU20.
Program latihan dipimpin langsung Pelatih Utama Stefly Saroinsong bersama atlet senior Mac Leonardo Wajong. Materi latihan difokuskan pada penguatan partnership agreement, baik dalam sistem bidding maupun carding, guna menyamakan pola permainan antar pasangan dan memperkuat koordinasi tim di meja pertandingan.
Selain aspek teknis, peningkatan jam terbang bertanding juga menjadi perhatian utama. Tim menargetkan sedikitnya 1.000 board latihan sebelum keberangkatan ke Mamuju sebagai bagian dari upaya membangun chemistry, menjaga kestabilan mental bertanding, serta meningkatkan konsistensi permainan.
Sementara itu, pengurus Gabungan Bridge Kota Tomohon (GBKT) turut mempersiapkan kebutuhan nonteknis, termasuk dukungan pendanaan dan kesiapan official demi menunjang performa atlet selama mengikuti kejuaraan nasional.
Sekretaris GBKT, Hany Sualang, menyampaikan optimisme terhadap progres persiapan yang sementara berjalan.
Menurutnya, kekompakan seluruh personel tim serta dukungan pemerintah daerah menjadi modal penting untuk mencapai target prestasi di tingkat nasional.
“Dengan dukungan berbagai pihak, kami optimistis persiapan ini dapat memberikan hasil terbaik bagi Kota Tomohon pada Kejurnas nanti,” ujar Sualang.
Persiapan menuju Kejurnas ini merupakan tindak lanjut dari hasil Musyawarah GBKT pada Desember 2025 yang dipimpin Ketua GBKT Octavianus Mende, di mana pembinaan atlet muda ditetapkan sebagai salah satu prioritas utama organisasi.
Harapan besar kini tertuju pada atlet-atlet muda Tomohon, khususnya di kategori KU20 dan nomor ladies yang dinilai menunjukkan perkembangan signifikan dalam beberapa bulan terakhir. Sedangkan pada nomor mixed atau campuran, Tomohon akan mengombinasikan pengalaman pemain senior dengan semangat atlet junior.
Untuk nomor utama Beregu Antar Kota Kelas A, susunan tim diperkirakan masih akan diperkuat pemain-pemain senior yang telah memiliki pengalaman bertanding di level nasional. (*/Red)







