BOLMONG – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kabupaten Bolaang Mongondow (Bolmong) melalui Dinas Kesehatan (Dinkes) melakukan kunjungan kerja (Kunker) ke Kementerian Kesehatan (Kemenkes) Republik Indonesia.
Adapun tujuan kunjungan Dinkes Bolmong ke Kementerian Kesehatan RI dalam rangka melakukan konsultasi program kerja, sekaligus pendampingan kepada Penjabat Bupati Bolmong, Ir. Limi Mokodompit terkait evaluasi kinerja.
Dijelaskan, Julin Ester Papuling, bahwa kunjungan kerja ke Kemenkes RI, untuk melakukan konsultasi berkaitan dengan penetapan sasaran yang melebihi fakta dilapangan.
“Konsultasi tentang penetapan sasaran yang melebih fakta dilapangan,” ucap Kadis Kesehatan Bolmong.
- Menteri Nusron Ingin Target PTSL 2027 Ditambah, Perluas Kepastian Hukum Bagi Masyarakat
- Bahas Rencana Kerja TA 2027 Dengan Komisi II DPR RI, Menteri Nusron Usulkan Pagu Anggaran Rp.10 Triliun
- Laporkan Progres Dukungan KSPEAN Papua Selatan, Wamen Ossy Tegaskan Landasan Kuat Agenda Pembangunan Nasional
Lanjut kadis menambahkan, terkait penetapan sasaran yang melebihi fakta dilapangan, hampir rata-rata terjadi di semua kabupaten/kota di Indonesia.
“Kunjungan tersebut juga dalam rangka konsultasi tentang capaian Dinas Kesehatan terkait dengan penurunan angka Stunting oleh Pemerintah Daerah melalui Dinas Kesehatan yang dinilai berhasil, “ ungkap kadis.
Untuk penurunan angka stunting sendiri, Julin menyampaikan bahwa Kabupaten Bolmong mendapat apresiasi, karena tidak ada yang direkayasa, sesuai angka data Dinas Kesehatan Provinsi Sulawesi Utara,
“Kalau berdasarkan data Provinsi, itu naik turun.” terang Kepala Dinas Kesehatan Bolmong. (Adve/Wdr)






