Manado -Komunitas UMKM Naik Kelas Sulawesi Utara (Sulut) menjalin Kemitraan dengan Fintech Pinjam Modal sejak tanggal 01 Januari 2022.
Dalam kerjasama tersebut Fintech Pinjam Modal telah memberikan pinjaman dengan bunga ringan yaitu 1% per tahun dengan tenor 6 hingga 12 bulan.
Menurut Ketua UMKM Naik Kelas Sulut Servie Kilis, Komunitas ini selain bermitra pada Bank dan Lembaga keuangan untuk penyaluran kredit modal usaha bagi anggota UMKM, Fintech Pinjam Modal juga menjadi salah satu solusi bagi pelaku UMKM yang kesulitan mendapat modal usaha atau bantuan dari pemerintah.
“Untuk Provinsi Sulut, Fintech Pinjam Modal telah memberikan pinjaman yang cukup besar. Hingga hari ini dana yang terserap sudah mencapai Rp 801.000.000.- dan kini telah di manfaatkan oleh 72 anggota UMKM Naik Kelas, Sulut merupakan nominal terbesar dari 34 Provinsi yang ada,” ujar Servie Kilis.
Dirinya mengaku, Kemitraan yang di jalin bersama Fintech Pinjam Modal sangat menguntungkan Komunitas UMKM yang sejatinya merupakan salah satu ujung tombak untuk mendukung perekonomian Indonesia.
“Sebagai Ketua UMKM Sulut saya akan berupaya untuk terus bersinergi dengan pihak-pihak terkait dalam menunjang setiap program-program yang sudah kami persiapkan”, tengasnya.
Dijelaskannya, program kerja kedepan UMK Sulut akan membuat cluster cabe pada lahan dengan luas sekitar 6 Hektar yang berlokasi di Tondano dan Desa Kali Kabupaten Minahasa.
“Program kerja UMKM Naik Kelas kedepan, kami sudah menyediakan lahan di darean Tondano dan Desa Kali masing-masing seluas 3 Hektar yang rencananya akan dibuat agro wisata tanaman cabe dan jahe merah. Pastinya kegiatan ini kelak akan melibatkan mahasiswa Unsrat fakultas pertanian agar bisa berpastisipasi menuangkan ilmu mereka pada lahan yang sudah kami sediakan,” ungkap Servie seraya tersenyum. (T3)
![]()









