Manado- Banjir besar di Manado pada Januari 2023 menyebabkan kerusakan pada beberapa bangunan dan ruas jalan, termasuk ruas jalan penghubung di Kima Atas dan Pandu
Terdapat dua titik kerusakan yang terjadi dan salah satu titik kerusakan menyebabkan amblasnya tanah sehingga ruas jalan tidak bisa dilewati kendaraan roda dua maupun roda empat
Menyikapi hal tersebut, Komisi III DPRD Manado meninjau langsung jalan penghubung Kima Atas ke Kelurahan Pandu yang longsorĀ dan telah menyebabkan timbulnya korban jiwa baru-baru ini.
Pada kesempatan itu, Komisi III memang mendapati jika jalan yang longsor tersebut membahayakan keselamatan orang yang melintas di daerah tersebut.
- Melangkah Sehat, Bergerak Hijau: PLN UP3 Luwuk Peringati Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026 dengan Aksi Bersih Lingkungan
- Gelorakan Semangat Pancasila, PLN dan Pemprov Sulteng Kejar Target 100% Desa Berlistrik di 2029
- Pansus RTRW Menggelar Rapat Penyempurnaan Hasil Evaluasi Kemendagri Terhadap Ranperda RTRW Tahun 2025-2044
Apalagi menurut pengakuan warga, tidak ada tanda yang dipasang dari arah Kelurahan Pandu yang mengingatkan pengendara jika jalan tak bisa dilewati.
Ketua Komisi III DPRD Manado, Ronny Jonas Makawata mengatakan jika jalan longsor itu bertepatan dengan bencana banjir Manado pada Januari 2023 lalu. Jalan itu adalah kewenangan Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara (Sulut).
“Kami (Komisi III DPRD Manado) telah koordinasi. Dan PUPR Provinsi Sulut akan segera perbaiki,” kata Ronny, Selasa (28/3).
Adapun kunjungan lapangan ini dihadiri Wakil Ketua Komisi III Lily Binti, Sekretaris Royke Anter, dan anggota Jean Sumilat, Lucky Datau serta Mona Kloer. (Mal*)






