Manado-Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara melalui Plh. Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika, Denny Mangala, memberikan klarifikasi resmi terkait isu yang beredar di sejumlah media sosial mengenai Hari Ulang Tahun ke-62 Gubernur Sulawesi Utara, Yulius Selvanus Komaling (YSK).
Denny Mangala menegaskan bahwa tidak ada perayaan ulang tahun Bapak Gubernur yang digelar oleh Pemprov Sulut. Dengan demikian, informasi yang menyebut semua pejabat berangkat merayakan HUT Gubernur di Jakarta tidak benar, undangan aja tidak ada.
Hari Ulang Tahun Bapak Gubernur tidak dirayakan. Beliau hanya menggelar doa syukur sederhana bersama keluarga dan kerabat dekat. Tidak ada undangan yang disebarkan, sehingga kabar adanya undangan resmi adalah hoaks,”tegas Mangala.
- Resmikan Kampung RA Dan Pemberdayaan Wakaf Produktif di Pekalongan, Sahli ATR/BPN Harapkan Kesejahteraan Masyarakat Terwujud
- Peringati Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026, Kolaborasi PLN UID Suluttenggo dan Pemprov Sulut Bersihkan Kawasan Malalayang Beach Walk
- Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026: PLN UP3 Kotamobagu Perkuat Budaya Clean Energy Day Lewat Gerakan 1 Hari Tanpa BBM
Pejabat Hadir di Jakarta karena Agenda Nasional
Lebih lanjut, Denny Mangala meluruskan isu terkait semua pejabat Pemprov Sulut, termasuk bupati dan wali kota, yang saat ini berada di Jakarta untuk merayakan HUT Bapak Gubernur. Kehadiran mereka bukan untuk perayaan ulang tahun, melainkan memenuhi undangan resmi dari Kementerian ATR/BPN.
Dalam agenda nasional tersebut, Gubernur Sulut YSK diminta memaparkan Revisi Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) Sulawesi Utara, sebuah dokumen strategis yang sangat penting bagi arah pembangunan daerah 20 tahun ke depan.
“Bapak Gubernur bersama sejumlah kepala daerah hadir di Jakarta bukan untuk acara pribadi, melainkan untuk menyampaikan materi penting terkait RTRW Sulut di hadapan kementerian. Jadi, ini murni agenda pemerintahan dan pembangunan,” namun karena agenda Pemerintahan tersebut bersamaan dengan HUT Bapak Gubernur, tentu tidak salah jika pejabat terkait dan Bupati Walikota yang melaksanakan tugas kedinasan di Jakarta memberikan ucapan selamat secara langsung kepada Bapak Gubernur,”jelas Mangala.
Terkait pemberitaan yang menyebutkan bahwa kantor Pemprov Sulut tampak sepi karena ditinggalkan pejabat, Denny Mangala menegaskan kabar tersebut sama sekali tidak benar.
“Faktanya, Sekretaris Provinsi Sulut tetap berada di Manado, bersama sebagian besar pejabat lainnya yang menjalankan tugas pemerintahan seperti biasa. Jadi, pemberitaan bahwa kantor Pemprov sepi hanyalah asumsi tanpa dasar,”tegasnya.
Melalui klarifikasi ini, Pemprov Sulut berharap masyarakat tidak terpengaruh oleh pemberitaan yang tidak jelas sumbernya dan tidak didukung dengan fakta dan data yang akurat. Pemerintah tetap konsisten bekerja, melayani masyarakat, dan menuntaskan agenda pembangunan daerah.
“Mari kita luruskan, jangan terprovokasi isu. Bapak Gubernur bekerja, jajaran Pemprov bekerja, semua agenda tetap berjalan. Yang tersebar di media sosial hanyalah opini tanpa fakta,” pungkas Denny Mangala. (*JM)








