Ketum LBI Dolfie Paat Mengecam Keras Pemilik Akun Lecehkan Adat Budaya Bolmong

Bolmong-Ketua Umum Ormas Adat Laskar Bogani Indonesia (LBI) Drs Dolfie Paat mengecam dua akun Facebook (FB) yang diduga milik Lhaa Shella (LS) dan Alvinn Wanget (AW) atas pelecehan terhadap adat tradisi Bolmong dan meminta (APH) segera menindak tegas atas pelecehan tersebut.

Pasalnya berawal saat tokoh adat Desa Siniyung melakukan ritual adat Oigum Mogonow Kon Lipu di sungai Ongkag Dumoga pasca terjadinya bencana banjir di wilayah Dumoga dan sekitarnya namun tiba-tiba muncul dalam postingan di Media Sosial (Medsos) ada unggahan status di Facebook yang diduga milik LS dan AW memposting gambar kegiatan ritual tersebut dengan caption menghina dan melecehkan budaya adat dsn tradisi.

Dolfie Paat mengatakan bahwa Adat disetiap daerah diIndonesia dilindungi Undang-undang apalagi Bolaang Mongondow (Bolmong) adalah Daerah eks Swapradja. Karenanya daerah ini sangat kental dengan Budaya adat dan istiadat.

“Kita perlu menjaga dan melestarikan adat dan budaya khususnya yang ada diBolaang Mongondow jangan sampai adat dinodai atau dilecehkan oleh orang-orang tertentu yang tidak suka dengan adat budaya bolmong”Ujar Dolfie.

Diketahui alah satu desa yang masih melestarikan budaya O’adatan ini adalah Desa Siniyung kecamatan Dumoga.

Disaat dumoga raya mengalami musibah banjir , Masyarakat Desa Siniyung menggelar Adat Mongonow Kon Lipu’ (Meneduhkan suasana Desa) dengan maksud agar suasana kampung kembali normal seperti biasanya.

Namun setelah prosesi ritual adat usai dilaksanakan diduga beberapa pemilik akun FB melalui cuitannya diFB telah melecehkan dan dengan kata-kata yang justru melukai hati masyarakat yang melakukan ritual itu.

Ketum LBI Dolfie Paat menambahkan”Saya atas nama Ormas Adat Laskar Bogani Indonesia yang sangat menjunjung tinggi nilai adat di Daerah ini meminta Kapolres Bolmong agar menindak dengan tegas ke dua pemilik akun ini untuk dimintakan keterangan, Dan perlu di proses secara hukum,”Tambahnya.

“Sekali lagi kami Lasakar Bogani Infonesia sangat menunjung tinggi nilai adat dsn budaya diBolmong apalagi Daerah kita bolmong dikenal dengan bahasa moluko mo’alus sehingga jika ada orang yang dengan sengaja melecehkan adat di Bolmong maka akan berhadapan dengan seluruh cucu para bogani yang ada di Bolmong”,tutupnya. (Midi)

Loading