Tondano – Setelah Pemerintah Kabupaten Minahasa melakukan kerja sama dan penandatanganan MoU dengan Kejaksaan Negeri Tondano beberapa waktu lalu guna menciptakan suasana kerja yang kondusif aman dan nyaman di jajaran Dinas Pendidikan Minahasa, kini terobosan cerdas kembali dilakukan.
Kepala Dinas Pendidikan Drs Riviva Maringka kembali menjalin kerja sama untuk pengembangan sumber daya manusia di jajaran Dinas Pendidikan Minahasa dengan menggandeng Komunitas Pencetus TOFI Tim Olympiade Fisika Indonesia yang diketuai oleh Prof Johanes Surya PhD, yang juga pemilik Sekolah Generasi Jaya Indonesia Untuk Semua (GenIUS).
Menurutnya, potensi guru dan tenaga kependidikan di Minahasa harus diaktualisasikan dan ditingkatkan secara optmal.
“Khususnya di bidang sains, matematika, dan ilmu sosial, semua harus kuat dimiliki oleh guru dan tenaga kependidikan sehingga anak-anak di daerah kita akan cerdas. Dengan demikian Minahasa akan semakin maju,” ungkap Maringka, Jumat (17/5/2019) lalu disela-sela melakukan diskusi bersama Tim dari Surya Institute Jakarta yang dipimpin Prof Rudy Siregar PhD.
- Peringati Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026, PLN UP3 Palu Hijaukan Pesisir Teluk Palu Melalui Penanaman 1.000 Bibit Mangrove
- Dari Gerobak Harapan ke Usaha yang Lebih Mapan: Kisah Muhammad Syarifuddin Menyalakan Asa Bersama TJSL PLN
- Terpilih Secara Resmi Pimpin Partai Hanura Sulut, Ade Saerang : Partai Hanura Bukan Partai Kecil, Partai Hanura Akan Bangkit Di Sulawesi Utara!
Sementara itu, Sekretaris Dinas Pendidikan Kabupaten Minahasa Tommy Wuwungan yang hadir saat itu berharap kerja sama tersebut akan terjalin sebab komitmen Minahasa yaitu maju di bidang Pendidikan.
“Hal ini sesuai visi Bupati dan Wakil Bupati Minahasa menjadi orientasi optimal, komprehensif dan konsisten yang sudah mulai dilakukan oleh semua pelaku pendidikan. Kehadiran tim ini menambah energi baru lagi bagi usaha peningkatan sumber daya manusia,” ungkapnya.
Kepala Bidang GTK Theodorus Lumi, saat diskusi mengatakan bahwa salah satu kunci keberhasilan pendidikan ada pada guru yang mengajar dengan hati.Menurut Lumi, guru yang cerdas dan berintegritas memiliki sense of belonging dan sense of resposibilty untuk menjadikan anak didik cerdas dan berintegritas, guna menyongsong generasi emas generation of gold tahun 2045 nanti.
“Sangatlah hebat membangun komunikasi yang holistik dengan Prof Johanes Surya yang terkenal dengan teori mestakung dan metode gasingnya. Telah terbukti metide tersebut telah berhasil menghantar putra putri bangsa dapat berkompetisi dalam Olympiade dunia dan berhasil memperoleh berbagai prestasi dunia,” ujar Lumi. (Ronny Rantung).








