Minut-Kemenparekaf melalui Direktorat Pengembangan Destinasi II, Kedeputian Bidang Pengembangan Destinasi dan Infrastruktur bersama Pemkab Minut melaksanakan FGD penyusunan dokumen perencanaan daya tarik wisata pada Key Tourim Area (KTA) DSP Likupang. Senin, (20/03/2023).
Kegiatan tersebut bertujuan untuk Penyusunan Rencana Induk (Masterplan) Daya Tarik Wisata (DTW) Bukit Savana Lihunu, DSP Likupang, Sulawesi Utara, di Hotel the Sentra, Manado.
Pada kesempatan itu, Bupati Minahada Utara Joune Ganda dalam sambutannya mengapresiasi Kegiatan Focus Group Discussion (FGD) terhadap penusunan masterplan.
“Pemerintah Kabupaten Minahasa Utara mengapresiasi terhadap penyusunan masterplan untuk objek wisata Bukit Savana, Lihunu, diharapkan melalui giat FGD, ini menjadi konsep yang sangat baik untuk betul-betul diangkat menjadi tempat pariwisata yang disupport diberikan dukung sepenuhnya dari Kementerian Pariwisata dan Kawasan Ekonomi kreatif”, Kata Bupati JG.
Selanjutnya ia mengatakan, memang ada tantangan dalam menyusun masterplan karena harus dikolaborasokm dengan infrastruktur dan transportasi yang memadai.
“memang menjadi satu tantangan bagi kita, apabila kita menyusun masterplan ini tentu harus dikolaborasikan dengan infrastruktur, data lainnya yaitu transportasinya karena kalau misalnya dari daratan ini kita mau pergi ke pulau Bangka ini, harus diikuti dengan fasilitas pelabuhan yang memadai, sehingga wisatawan yang akan datang baik wisatawan lokal maupun dari mancanegara akan merasa nyaman, karena kita tahu bahwa kenyamanan itu menjadi bagian yang sangat penting untik kita mengembangkan atau menjadi daya tarik juga sebagai tempat untuk mereka pergi berwisata”, ungkapnya.
Diketahui, Kegiatan FGD ini adalah untuk memaparkan hasil survey lapangan dan konsep pengembangan serta mendapatkan masukan dari para pemangku kepentingan pada 7 instansi Kementerian/Lembaga dari Pemerintah Pusat, 5 OPD Pemerintah Provinsi, 11 OPD Pemerintah Kabupaten dan 8 Perwakilan desa.
Adapum Narasumber dalam FGD tersebut adalah dari Biro Perencanaan dan Keuangan, Kemenparekraf yang membahas terkait Kebijakan DAK dan Tim Tenaga Ahli dari Fakultas Teknik Universitas Sam Ratulangi, Manado dan Universitas Katolik De La Salle, Manado.
Sedangkan peserta dalam FGD tersebut , Bupati Minahasa Utara Joune J.E. Ganda, S.E., M.A.P., MM., M.Si, Plt. Deputi Pengembangan Destinasi / Staf Ahli Kemenpar ,Dr.Frans Teguh,S.ST. Par,M.A,C.HE, Sekretaris Deputi , Ibu Dra.Oneng Setya Harini.MSi, Tim Penyusun Masterplan Bukit Savana Lihunu, Camat Likupang Timur, Hukum tua Desa Lihunu dan perwakilan tokoh masyarakat. (*/T3)










