Minahasa– Kapolres Minahasa AKBP Ketut Suryana, SIK, SH, MM,mengikuti prosesi pelaksanaan Upacara Ritual Adat Kebudayaan Minahasa, bertempat di Desa Pinabetengan Kecamatan Tompaso, Rabu (03/01/2024).
Kegiatan yang di selenggarakan setiap pada awal tahun ini, di hadiri Kabag OPS Kompol Ruddy Repi, S.Sos, Kasat Samapta Alfrits Tatuwo sejumlah PJU, Para Tetua Adat Minahasa.
Kapolres Minahasa, menyampaikan Batu Pinabetengan merupakan Tempat Pembagian yang berada di kecamatan Tompaso kabupaten Minahasa. Di tempat inilah, sekitar 1000 SM terjadi pembagian sembilan sub etnis Minahasa yang meliputi suku Tontembuan, Tombulu, Tonsea, Tolowur, Tonsawang, Pasan, Ponosakan, Bantik dan Siao. Selain membagi wilayah, para tetua suku-suku tersebut juga menjadikan tempat ini untuk berunding mengenai semua masalah yang dihadapi.
“Mari kita menjaga kearifan lokal juga selalu mendukung program pemerintah baik daerah mau pun pusat yang di amanatkan para para leluhur.”Ajak Kapolres.
- PLN Goes To You: Semarakkan Hari Pelanggan Nasional 2026, PLN UP3 Gorontalo Hadir Menyapa Pelanggan
- Semangat Hari Pelanggan Nasional, PLN UP3 Kotamobagu Perkuat Sinergi dan Keandalan Listrik Bersama Stakeholder di Boltim
- Momen Hari Pelanggan Nasional 2026, PLN Unit Layanan Pelanggan Manado Utara Hadir Lebih Dekat: Mendengar, Mengapresiasi, dan Tumbuh Bersama Pelanggan
Lanjut di katakan Kapolres, pihaknya sangat mengapresiasi antusias masyarakat adat minahasa, yang melaksanakan kegiatan adat namun berjalan tertib.
“Terima kasih dan kami sangat mengapresiasi kepada warga yang ikut dalam pelaksanaan upacara adat ini dengan tertib, aman, dan kondusif.” Ujar Kapolres.
Kami menyadari bahwa ini tidak mudah mengatur ribuan warga dari berbagai daerah yang datang melaksanakan ritual adat.
“Namun berkat kerjasama yang baik dari semua pihak terlebih para pemimpin adat semua dapat berjalan dengan baik,“ ujar Kapolres.
Kapolres Minahasa berharap tahun-tahun kedepannya pelaksanaan kegiatan upacara adat seperti ini, pengaturannya lebih ditingkatkan lagi.
“Bahkan diharapkan kegiatan ini menjadi agenda wisata budaya, yang saat ini sudah seharusnya menjadi perhatian Pemerintah juga,”Pungkasnya.
Di ketahui, Upacara ritual adat di Watu Pinawetengan, merupakan pagelaran adat yang digelar setiap setahun sekali yang dilaksanakan saat bulan Purnama dimana kali ini jatuh pada tanggal 3 Januari. (Ronny)







