Minahasa– Kapolres Minahasa AKBP Ketut Suryana, SIK, SH, MM,mengikuti prosesi pelaksanaan Upacara Ritual Adat Kebudayaan Minahasa, bertempat di Desa Pinabetengan Kecamatan Tompaso, Rabu (03/01/2024).
Kegiatan yang di selenggarakan setiap pada awal tahun ini, di hadiri Kabag OPS Kompol Ruddy Repi, S.Sos, Kasat Samapta Alfrits Tatuwo sejumlah PJU, Para Tetua Adat Minahasa.
Kapolres Minahasa, menyampaikan Batu Pinabetengan merupakan Tempat Pembagian yang berada di kecamatan Tompaso kabupaten Minahasa. Di tempat inilah, sekitar 1000 SM terjadi pembagian sembilan sub etnis Minahasa yang meliputi suku Tontembuan, Tombulu, Tonsea, Tolowur, Tonsawang, Pasan, Ponosakan, Bantik dan Siao. Selain membagi wilayah, para tetua suku-suku tersebut juga menjadikan tempat ini untuk berunding mengenai semua masalah yang dihadapi.
“Mari kita menjaga kearifan lokal juga selalu mendukung program pemerintah baik daerah mau pun pusat yang di amanatkan para para leluhur.”Ajak Kapolres.
- PLN UID Suluttenggo Sukses Jaga Keandalan Pasokan Listrik Tanpa Kedip Selama Perayaan Idul Adha 1447 H
- Ketua DPRD Sulut Andi Silangen Ucapkan Selamat Idul Adha 1447 H : Memaknai Momen Sebagai Sebagai Ajang Meningkatkan Keikhlasan Dan Pengorbanan
- Wawali Sendy Rumajar Hadiri Idul Adha di Masjid Al-Mujahidin, Pemkot Tomohon Serahkan Hewan Kurban Bantuan Presiden
Lanjut di katakan Kapolres, pihaknya sangat mengapresiasi antusias masyarakat adat minahasa, yang melaksanakan kegiatan adat namun berjalan tertib.
“Terima kasih dan kami sangat mengapresiasi kepada warga yang ikut dalam pelaksanaan upacara adat ini dengan tertib, aman, dan kondusif.” Ujar Kapolres.
Kami menyadari bahwa ini tidak mudah mengatur ribuan warga dari berbagai daerah yang datang melaksanakan ritual adat.
“Namun berkat kerjasama yang baik dari semua pihak terlebih para pemimpin adat semua dapat berjalan dengan baik,“ ujar Kapolres.
Kapolres Minahasa berharap tahun-tahun kedepannya pelaksanaan kegiatan upacara adat seperti ini, pengaturannya lebih ditingkatkan lagi.
“Bahkan diharapkan kegiatan ini menjadi agenda wisata budaya, yang saat ini sudah seharusnya menjadi perhatian Pemerintah juga,”Pungkasnya.
Di ketahui, Upacara ritual adat di Watu Pinawetengan, merupakan pagelaran adat yang digelar setiap setahun sekali yang dilaksanakan saat bulan Purnama dimana kali ini jatuh pada tanggal 3 Januari. (Ronny)






