KOLONODALE – Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) mengapresiasi kinerja Kepala Dinas Penanaman Modal Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Morowali Utara. Pasalnya, meski kondisi fisik kantor seperti kantor Pos Polisi (Pospol), namun kinerja investasi di daerah ini sangat cukup bagus.
“Luar biasa ini Kadis PTSP Morut, Pak Gunawan. Kantor hanya sekecil Pospol, fasilitas seadanya. Tapi bisa menjaring investasi sampai triliun rupiah per tahun,” ujar Komite Investasi BKPM-RI Rizal Calvary Marimbo saat mengunjungi Kantor DPMPTSP Morut di Kolonodale, pekan lalu.
Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Daerah Kabupaten Morowali Utara memastikan investasi masih berjalan normal meski di tengah pandemi virus corona belakangan ini. Kantor yang beralamat di Jalan Bumi Nangka Kolonodale ini masih menumpang di Kantor Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Morut.
“Dia nebeng saja, kinerja investasinya moncer begini. Apalagi kalau punya kantor sendiri,” ucapnya.
Sebab itu, DPMPTSP mengidamkan bangunan kantor sendiri. Rizal berjanji akan menyampaikan aspirasi ini ke Kepala BKPM.
“Tugas saya menyampaikan ke beliau. Minimal sekali waktu Morut ini punya kantor DPMPTSP sendiri yang layak. Tugasnya berat menjaring investasi triliunan rupiah tiap tahun,” ujarnya.
Outstanding realisasi investasi di Morowali Utara mencapai Rp 25 triliun lebih. Sebagian besar investornya merupakan perusahaan asal Tiongkok. Meski wabah virus corona, investasi ke daerah ini tetap berjalan seperti biasa.
Ditambahkannya para pekerja di pembangunan pabrik pemurnian nikel (smelter) PT Gunbuster Nikel Industry (GNI) di Desa Bunta, Kecamatan Petasia Timur, masih aman dari wabah virus corona. (*/Johnny)
![]()








