Bitung- Merespon aksi demo dari ratusan warga Kelurahan Tanjung Merah pada, Jumat ( 19/6/2026), pihak PT Futai akhirnya angkat bicara.
Melalui juru bicaranya, Ani kepada ratusan warga mengatakan, semua aspirasi dari warga akan disampaikannya kepada pimpinan perusahaan untuk ditindak lanjuti. “Hari ini pimpinan kami sedang tidak berada di tempat. Saya mohon maaf karena tidak bisa mengambil keputusan. Tapi yang pasti, semua yang disampaikan bapak/ibu, akan saya teruskan ke pimpinan,” ujar Ani.
Lanjut dikatakannya, terkait masalah limbah, perusahaan kata Ani saat ini terus melakukan pembenahan, dengan membuat tabung pengolahan limbah dengan ukuran yang sangat besar. “Tabung pengolahan limbah sementara kami buat. Mudah-mudahan 1 bulan lagi sudah selesai. Kami memahami apa yang dirasakan oleh warga. Oleh karenanya, berbagai upaya sedang dan sementara kami lakukan untuk perbaikan pengolahan limbah,” ujarnya.
Pernyataan Ani tersebut ditanggapi sinis oleh warga, yang mengaku sudah tidak percaya dengan janji PT Futai. Warga pun mengatakan akan kembali melakukan aksi yang lebih besar jika perusahaan masih membuang limbah sembarangan. “Kami akan demo lagi, dengan aksi yang lebih besar, jika limbah masih ada dan udara masih bau busuk,” teriak sejumlah warga. (hzq)
- Banggar Dan TAPD Sulut Rampungkan Pembahasan Perubahan KUA-PPAS 2026 : Penandatanganan Nota Kesepakatan Siap Diparipurnakan
- BI Sulut Raih Dua Penghargaan dari Pemkot Tomohon, Kontribusi di TIFF 2026 Diapresiasi
- Wali Kota Caroll Kenang 40 Tahun Pengabdian Theodorus Kalumata, Teladan bagi Generasi Penerus





