Tomohon – Pemerintah Kota Tomohon mengambil langkah strategis untuk memutus rantai penularan penyakit kusta melalui program Kemoprofilaksis Kusta. Program pemberian obat pencegahan kusta ini resmi dilaunching usai Apel Kerja Awal Bulan Pemerintah Kota Tomohon, Selasa (1/9/2026).
Launching berlangsung di Lapangan Kantor Wali Kota Tomohon dan ditandai dengan pemberian obat pencegah kusta secara simbolis oleh Ketua TP-PKK Kota Tomohon, drg. Jeand’arc Senduk-Karundeng, kepada salah satu keluarga yang rentan terhadap penyakit kusta.
Wali Kota Tomohon Caroll J.A. Senduk, S.H., melalui sambutan yang dibacakan Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Sekretaris Daerah Kota Tomohon, Drs. O.D.S. Mandagi, M.A.P., menegaskan bahwa program tersebut merupakan bagian dari upaya pemerintah daerah untuk memutus mata rantai penularan sekaligus mewujudkan eliminasi kusta di Kota Tomohon.
“Program ini bertujuan untuk memutus rantai penularan kusta, agar Kota Tomohon dapat mencapai eliminasi kusta,” kata Wali Kota dalam sambutannya.
Menurutnya, keberhasilan program tersebut membutuhkan dukungan seluruh perangkat daerah terkait, camat, lurah hingga seluruh elemen masyarakat.
Wali Kota juga menyampaikan bahwa Kota Tomohon menjadi kota pertama di Indonesia sebagai kota dengan status low endemis kusta yang melaksanakan program pemberian obat pencegahan kusta kepada masyarakat.
“Perlu diketahui, Kota Tomohon menjadi yang pertama di Indonesia sebagai kota low endemis kusta yang melaksanakan program pemberian obat pencegahan kusta kepada masyarakat. Mari kita bekerja sama untuk kesuksesan program ini agar dapat berjalan sukses dan lancar,” ujarnya.
ASN Diminta Evaluasi Kinerja
Dalam apel tersebut, Wali Kota juga meminta seluruh jajaran Pemerintah Kota Tomohon melakukan evaluasi terhadap pelaksanaan program, kegiatan dan anggaran memasuki akhir Triwulan III tahun 2026.
Hal ini penting karena Pemkot Tomohon saat ini berada pada tahapan finalisasi APBD Perubahan Tahun Anggaran 2026.
Para kepala perangkat daerah diminta memastikan seluruh proses perencanaan, penganggaran dan pelaksanaan program dilakukan secara cermat, terukur serta sesuai ketentuan yang berlaku.
Target-target yang telah ditetapkan juga harus dikejar dan direalisasikan hingga akhir tahun anggaran.
“Bekerjalah lebih terarah, lebih cepat dan lebih bertanggung jawab. Setiap program dan kegiatan yang telah direncanakan harus dilaksanakan dengan baik, tepat sasaran dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” tegasnya.
Perlindungan Anak Jadi Perhatian
Wali Kota turut mengingatkan pentingnya perlindungan dan pemenuhan hak anak dalam setiap pelaksanaan tugas dan pembangunan daerah.
Pesan tersebut disampaikan sehubungan dengan peringatan Hari Anak Nasional ke-42 yang mengusung tema “Sayangi Anak, Lindungi dan Bangun Masa Depan.”
Menurut Wali Kota, anak-anak merupakan generasi penerus bangsa sehingga pemerintah dan seluruh elemen masyarakat memiliki tanggung jawab untuk memberikan perlindungan serta lingkungan yang aman bagi tumbuh kembang mereka.
“Mari kita sayangi anak-anak, lindungi mereka dari berbagai ancaman, karena masa depan Kota Tomohon dan masa depan bangsa ini ada di tangan generasi yang kita persiapkan hari ini,” katanya.
Perkuat Etos Kerja dan Pelayanan Publik
Wali Kota juga mengingatkan seluruh aparatur pemerintah untuk terus meningkatkan etos kerja, profesionalisme dan tanggung jawab dalam melaksanakan tugas.
Menurutnya, keberhasilan pembangunan sangat ditentukan oleh kualitas kerja aparatur pemerintah. Kebijakan yang baik tidak akan memberikan hasil optimal tanpa dukungan aparatur yang disiplin, berintegritas dan sungguh-sungguh dalam menjalankan tugas.
Pelayanan publik, lanjutnya, merupakan wajah pemerintah di tengah masyarakat. Karena itu, masyarakat harus mendapatkan pelayanan yang cepat, mudah, ramah, transparan dan profesional.
“Layani masyarakat dengan penuh ketulusan dan jadikan setiap keluhan sebagai masukan untuk memperbaiki kualitas pelayanan,” pesannya.
Ia mengajak seluruh jajaran Pemkot Tomohon membangun pemerintahan yang semakin responsif, inovatif, akuntabel dan berorientasi pada pelayanan.
“Bekerja bukan hanya untuk menyelesaikan tugas, tetapi bekerja untuk menghadirkan perubahan dan kemajuan,” pungkasnya.
Apel Kerja Awal Bulan tersebut dihadiri jajaran Pemerintah Kota Tomohon, ASN, PPPK serta pegawai BUMD.
(*/Bertje)





