SULUT – Apa definisi bahagia bagi kamu? Mungkin bahagia itu karena kecukupan, hidup mewah, banyak uang dan kaya harta.
Bahagia itu sebenarnya soal hati, memiliki hati yang nyaman, tenteram, dan selalu bersyukur, itulah bahagia sebenarnya.
Prinsip ini juga yang dipegang teguh Pjs Gubernur Sulawesi Utara Agus Fatoni dalam menyusuri pahit dan manisnya kehidupan.
Pria kelahiran Lampung yang juga Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan (Badan Litbang) Kemendagri ini menyebut kunci bahagia adalah murah dan sederhana.
- RDP Komisi III DPRD Sulut: PT MSM Janji Benahi Jalan Nasional Girian–Likupang dalam Empat Bulan
- Annabelle Maliangkay Wakili Minut di Putri Otonomi Indonesia 2026, APKASI Resmi Buka Audisi 20 Besar
- Ingatkan Pemprov Sulut Serius Tindak Lanjuti Rekomendasi Dan Arahan BPK RI, Michaela Paruntu : DPRD Sulut Akan Pastikan Setiap Rekomendasi Ditindak Lanjuti Secara Maksimal
“Kebetulan saya gak hobby di jalan. Di kamar saya itu sudah bahagia. Bahagia saya itu murah dan sederhana. Kalau jalan itu bonus. Di kamar saja bahagia, apalagi jalan jalan, wuih lebih bahagia saya. Kalau kita bahagia dengan pakaian mahal trus gak dapat ya susah itu,” ucap Fatoni saat menikmati sunset di rooftop rumah dinas Gubernur Sulut di Kawasan Bumi Beringin Manado, Rabu (30/9/2020).
Kembali ke masalah bahagia itu murah dan sederhana, Fatoni menyebut semuanya itu tinggal bagaimana kita memaknai dan menikmati rasa bahagia itu.
Bisa jadi hanya dengan bekerja, kita mendapatkan rasa kebahagiaan. Jadi segala sesuatu juga harus dijalani dengan selalu berpikiran positif.
“Ini nih intinya, hobby saya itu kerja pak. Wuih bahagia sekali saya kalau kerja. Saya pernah buat status kantorku surgaku, diprotes pak. Lah kalau di kantor kita ndak bahagia gimana kerjanya. Intinya pikiran itu harus positif. Itu saja,” kunci pria lulusan S3 Ilmu Pemerintahan Universitas Padjadjaran (Unpad) tahun 2009 ini. (*/JM)






