Sigi – Gubernur Sulawesi Tengah (Sulteng) H. Rusdi Mastura mengajak masyarakat setempat untuk mendukung dan proaktif memberantas kasus stunting atau kasus kurang gizi kronis di daerah ini.
Hal itu di katakan Gubernur saat membuka kegiatan Pencanangan Stop Stunting , bertempat di Desa Pakuli Kabupaten Sigi,Sabtu (20/08/2022).
Menurut Gubernur, pencegahan Stunting harus di mulai sejak dini, selain itu masyarakat harus pro aktif.
“Mari sama-sama kita nyatakan perang terhadap stunting. Kita perlu bersinergi bersama sehingga percepatan pencegahan stunting bisa segera tercapai,” Ajak Gubernur.
- Evaluasi Terhadap Capaian Program Kegiatan Program Triwulan II, Komisi I DPRD Sulut Gelar Rapat Dengar Pendapat Dengan DKIPS Sulut
- Gelar Rapat Lanjutan, Pansus PPU DPRD Sulut Geber Pembahasan Bersama Perangkat Daerah Terkait
- Gubernur Yulius Ajak Pemuda GMIM Jadi “Generasi Petarung” Berlandaskan Iman Hadapi Polycrisis Global
Dalam pencegahan Stunting kata Gubernur, dibutuhkan gerakan masyarakat secara bersama-sama mencegah kekerdilan anak-anak, dengan membudayakan pola hidup sehat. “Jika masyarakat tidak bergerak maka program pemerintah tidak akan berjalan,” katanya.
Gubernur berharap kasus Sunting di Sulteng di tahun 2025 nanti bisa menurun hingga 11 persen. “Di harapkan kasus ini bisa menurun, dan harus ada pro aktif dari masyarakat tentunya dengan memberikan gizi yang baik kepada anak-anak di bawa usia dini,” Ujar Gubernur. (Asrar)








