Sulut – Sungguh, sejatinya Bank Perkreditan Rakyat dan Bank Perkreditan Rakyat Syariah (BPR/BPRS) memiliki kompetensi untuk menjadi ujung tombak industri perbankan mikro di Sulawesi Utara.
Makna itu tersirat dalam pesan yang disampaikan Gubernur Olly Dondokambey saat menghadiri peringatan hari BPR/BPRS (Bank Perkreditan Rakyat dan Bank Perkreditan Rakyat Syariah) Nasional di Lapangan Megamas Manado, Sabtu (13/7/2019).
Pada kesempatan itu, Gubernur Olly berharap sektor jasa keuangan khususnya BPR/BPRS dapat semakin berperan dalam menggairahkan kegiatan ekonomi daerah dengan menyalurkan kredit ke masyarakat.
Untuk mewujudkan hal itu, Olly mengaku akan melobi pihak perbankan agar dapat memberikan kesempatan lebih besar kepada BPR-BPRS untuk mengelola kredit mikro atau pinjaman yang nilainya dibawah Rp. 25 juta.
- Dampingi Wapres Gibran di Perkemahan Pemuda GPdI, Gubernur Yulius Tuai Apresiasi Atas Capaian Prestasi Pembangunan Sulut
- Dualisme Nasdem Bitung, Wenas Pastikan Longkutoy Gantikan Supit Usai Bertemu Surya Paloh
- Bupati Michael Thungari Membuka Kegiatan Pencanangan Dan Penandatangan Komitmen Bersama Sensus Ekonomi 2026 Kabupaten Sangihe
“Program dari BPR-BPRS ini bersentuhan langsung dengan masyarakat. Saya akan bicarakan dengan Bank-Bank BUMN dan Bank Sulut agar kredit usaha di bawah 25 Juta rupiah diserahkan saja ke BPR-BPRS,” kata Olly.
Olly juga mengapresiasi kinerja BPR-BPRS di Sulut yang mampu terus mempertahankan eksistensinya hingga kini di tengah ketatnya persaingan antar bank.
“Peran BPR di tengah masyarakat Sulut itu sudah sangat baik dan sampai hari ini tidak ada kita dengar BPR di Sulut mengalami kesulitan beroperasi,” ucap Olly.
“Itu artinya bahwa para pengurus BPR benar-benar melaksanakan tugasnya dan tanggung jawabnya dan satu tanda lebih baik bahwa ekonomi di Sulut berjalan dengan baik,” sambung Gubernur. (Tim)






