Manado – Si jago merah kembali berkobar di Kelurahan Karombasan Selatan Lingkungan II Kecamatan Wanea. Kali ini dua rumah permanen milik dari keluarga Korompis-Oley dan Keluaraga Lalamentik-Wilar, ludes dilalap api. Kejadian tersebut terjadi pada hari Minggu (05/05) sekira 22.35 Wita.
Menurut keterangan dari saksi Irma Lasut Mendelu (56) warga Kelurahan Karombasan Selatan Lingkungan II Kecamatan Wanea, mengatakan dirinya saat itu baru selesai dari ibadah di gereja. Kemudian saksi melihat bahwa api sudah mulai menyala di bagian gudang milik dari keluarga Korompis-Oley. “Saya melihat api dari gudang milik keluarga Korompis-Oley dan langsung membesar kemudian menjalar ke rumah milik keluarga Lalamentik-Wilar,” ujar Mendelu.
Saat kejadian pemilik rumah keluarga Korompis Oley yakni lelaki Edy Korompis saat itu masih berada didalam rumah. Kemudian masyarakat memanggil lelaki Edy untuk keluar dari rumah tersebut. Dikarnakan lelaki Edy sendiri mengalami gangguan pendengaran.
Kejadian kebakaran diduga diakibatkan ada arus pendek (korslet) yang berasal dari gudang milik dari keluarga Korompis-Oley. Kemudian langsung membesar dan menjalar ke rumah milik keluarga Lalamentik-Wilar. Mendapat laporan adanya kebakaran tersebut, 10 unit pemadam kebakaran (Damkar) dan 1 unit Ambulance datang di tempat kejadian perkara (TKP) untuk memadamkan api. Satu jam kemudian api berhasil dipadamkan.
- PLN Goes To You: Semarakkan Hari Pelanggan Nasional 2026, PLN UP3 Gorontalo Hadir Menyapa Pelanggan
- Semangat Hari Pelanggan Nasional, PLN UP3 Kotamobagu Perkuat Sinergi dan Keandalan Listrik Bersama Stakeholder di Boltim
- Momen Hari Pelanggan Nasional 2026, PLN Unit Layanan Pelanggan Manado Utara Hadir Lebih Dekat: Mendengar, Mengapresiasi, dan Tumbuh Bersama Pelanggan
Akibat dari kejadian tersebut kendaraan roda dua berjumlah dua unit motor merek Honda Beat milik dari keluarga Koromlis-Oley, hangus terbakar akibat kejadian tersebut.
Kapolsek Wanea Kompol Hamsy, ketika dikonfimasi membenarkan adanya peristiwa kebakaran tersebut. “Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa itu, dugaan sementara penyebab kebakaran akibat arus pendek. Total kerugian yang dialami kedua rumah tersebut mencapai Rp 500 juta,” ujar Hamsy. (Dwi)







