REDAKSISULUT, BOROKO – Kejaksaan Negeri Bolaang Mongondow Utara akhirnya menetapkan tersangka pada dugaan kasus tindak pidana korupsi atas penyimpangan kegiatan belanja barang dan jasa di Seketariat Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) tahun 2020 hingga 2021, Selasa (14/11/2023).
Penetapan dua (2) tersangka Aparatur Sipil Negara (ASN) berinisial MD (54) beralamatkan desa Bigo kecamatan Kaidipang dan FA (43) beralamatkan desa Buko kecamatan Pinogaluman berdasarkan Surat Penetapan Tersangka nomor : B-1272/P.1.19/Fd.1/II/2023 dan B-1273/P.1.19/Fd.1/II/2023.
Kajari Bolaang Mongondow Utara melalui Kepala Seksi Intelejen Yaser Samahati, SH mengungkapkan dua ASN sudah ditetapkan menjadi tersangka dalam dugaan kasus tindak pidana korupsi atas penyimpangan kegiatan belanja barang dan jasa tahun 2020 hingga 2021. ” Iya, MD dan FA sudah ditetapkan sebagai tersangka, ” Tutur Yaser diruang kerjanya kepada awak media.
Kedua tersangkakan atas primair pasal 2 ayat (1) Jo. Pasal 18 UU nomor 20 tahun 2001 tentang perubahan Undang – undang nomor 31 tahun 1999 tentang pemberantasan tindak pidana korupsi jo pasan 55 ayat (1) ke 1 KUHP subsidair pasal 3 jo. Pasal 18 UU nomor 20 tahun 2001 tentang perubahan atas Undang – undang nomor 31 tahun 1999 tentang pemberantasan tindak korupsi jo pasal 55 ayat (1) ke -1 KUHP. (R)
- Perkuat Kebersamaan Dimomen HUT RI Ke 81, Polres Bitung Gelar Olahraga Bersama Bhayangkari
- Mendengarkan Pidato Presiden Dalam Rangka HUT RI Ke 71, DPRD Bitung 2 Kali Gelar Paripurna Dalam Sehari
- Jalin Kerja Sama Dengan RSUD Bitung, Yayasan Rumah Lukaku Indonesia Lakukan Pemeriksaan Mata Dan Kitanan Gratis








