Tomohon – Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Kota Tomohon (DPPKB) melakukan Pertemuan Kelompok Kerja (Pokja) Kampung KB Kelurahan Taratara Satu, Tomohon Barat, bertempat di BPU Kelurahan Taratara Satu, Jumat (14/6/19).
Hadir sebagai Narasumber, Kasubid Hubungan Antar Lembaga dan Lini Lapangan BKKBN Sulut Jan Kindangen, S.Sos, dalam pemaparannya menyampaikan bahwa Kampung KB sendiri merupakan salah satu upaya untuk mendekatkan pelayanan Program KKBPK kepada masyarakat dalam mengaktualisasikan 8 fungsi keluarga dan membangun karakter bangsa melalui perwujudan keluarga kecil bahagia sejahtera.
Ke delapan fungsi keluarga yaitu fungsi keagamaan, fungsi sosial budaya, fungsi cinta kasih, fungsi perlindungan, fungsi reproduksi, fungsi sosialisasi dan pendidikan, fungsi ekonomi, serta fungsi pembinaan lingkungan.
Walikota Tomohon Jimmy F. Eman, SE.Ak, CA melalui Kepala Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Kota Tomohon Sherly Bororing dalam sambutannya mengataan bahwa tantangan program Kependudukan, Keluarga Berencana dan Pembangunan Keluarga (KKBPK) saat ini semakin berat, bahkan adanya tantangan baru seperti revolusi industri 4.0.
- Wakili Gubernur Sulut, Sekwan Silangen Hadiri Pembukaan Turnamen Minahasa Selatan Bermazmur 2026
- Disnakerda Sangihe bersama Yayasan Sinibantu dan PT. Annur Jaya Gelar Pembekelan Bagi 42 Calon PMI Di Politeknik Nusa Utara Tahuna
- Audiensi Bersama Bupati Gorontalo, Tim Sekretariat DPRD Paparkan Kesiapan Temu Wicara PENAS XVII
“Tantangan yang memang masih terus ada adalah stunting dan bonus demografi penduduk di Indonesia,” jelas Bororing
Turut hadir Camat Tomohon Barat Drs. Laurensius Kawuwung dan Lurah Taratara Jeffry Mentang, sedangkan Peserta yaitu Lurah/Perangkat Kelurahan, PKK Kecamatan/Kelurahan, Kelompok Kerja (Pokja) kampung KB, bersama unsur terkait lainnya. (Oma)








