Tahuna – Terkait persoalan sampah ini kami meminta adanya kerjasama dari Dinas terkait,pihak kelurahan dan yang terpenting produsen sampah,atau masyarakat dan pelaku usaha agar membuang sampah pada tempatnya dan mengikuti aturan waktu buang sampah,sehingga ketika truk pengangkut sampah dan truk konteiner sampah beroperasi semua bisa teratasi dan tepat waktu khususnya sampah di luar konteiner, pasar Towoe kami akan segera tangani.
Hal itu di katakan Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Kep. Sangihe Ir. Porkius. Parera, kepada media ini, Jumat (25/03/2022).
Disinggung tentang lambannya pelayanan pengangkutan sampah di beberapa titik termasuk pasar Towoe , Parera mengatakan kendaraan sampah di kabupaten Sangihe masih di rasa kurang terkait wilayah pelayanan yang sangat luas.
“Kami hanya memiliki enam armada truk sampah dan motor pengangkut sampah, motor hanya melayani sampah di wilayah perumahan warga dan truk sampah melayani Tempat Pembuangan. Sementara (TPS), kenyataan di lapangan enam armada ini tak cukup melayani TPS di kota Tahuna dan untuk konteiner di pasar Towoe,kami hanya punya satu unit dan hal itu menyebabkan lambatnya pelayanan,” Jelas Parera.
- Peringati Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026, PLN UP3 Palu Hijaukan Pesisir Teluk Palu Melalui Penanaman 1.000 Bibit Mangrove
- Dari Gerobak Harapan ke Usaha yang Lebih Mapan : Kisah Muhammad Syarifuddin Menyalakan Asa Bersama TJSL PLN
- Terpilih Secara Resmi Pimpin Partai Hanura Sulut, Ade Saerang : Partai Hanura Bukan Partai Kecil, Partai Hanura Akan Bangkit Di Sulawesi Utara!
Parera berharap adanya perhatian khusus dari berbagi pihak terkait penambahan armada dan personil yang khusus menangani sampah di wilayah kota Tahuna.
” Kami telah melakukan kajian,mungkin sepuluh unit truk dari sekarang yang hanya enam unit , pasti akan normal dan sangat maksimal dalam pelayanan sampah, ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA) langsung,” Ujar Parera.
Lebih jauh Parera mengatakan, pihaknya tetap akan melakukan pengukuran di TPA malebur kelurahan Santiago, apabila sudah penuh akan ditutup dan dicarikan lahan atau lokasi yang baru. (Yoss)








