Tondano – Pemerintah Kabupaten Minahasa melalui Dinas Kesehatan menggelar sosialisasi tentang Pencegahan dan Pengendalian Penyalagunaan Narkotik, Pizikotropika Dan Zat Adiktif (Napza) Tahun 2019. Di 25 kecamatan secara bergantian. Senin (7/10/2019).
Kadis Kesehatan Pemkab Minahasa Dr. Mayah Rambitan, M.Kes, menyampaikan kegiatan ini adalah bagian dari program nasional dan lebih khususnya program Bupati dan Wakil Bupati (ROR-RD).
“Tentunya kami selaku Dinas Kesehatan melaksanakan kegiatan tersebut bersama instansi terkait seperti Dinas Perlindungan Anak dan Perempuan, Dinas Sosial, Dinas Pendidikan dan Fokopimda, untuk
memberi pembinanan generasi muda untuk melindungi diri dan memberi pengertian tentang bahaya narkoba,” Ujar Rambitan.
Dikatakan di era globalisasi banyak generasi, ketika ada persoalan mulai putus sekolah, kenakalan remaja, sampai penyala gunaan narkoba.
- Diresmikan Presiden Prabowo, Pemkab Minsel Dukung Pengoperasional 1.061 Unit KDKMP
- Bupati Michael Thungari Beri Dukungan dan Apresiasi Serta Motivasi Bagi Ke Empat Siswa Peserta Seleksi Paskibraka Tingkat Provinsi Sulawesi Utara
- Wabup Vasung Hadiri Groundbreaking 10 Gudang Pangan Polri dan Launching Operasional 166 SPPG
“Berbagai implikasi dan dampak negatif merupakan masalah Internasional dan Nasional yang sangat kompleks, bahaya korban narkotika dari tahun ketahun semakin meresahkan masyarakat dan merusak generasi muda dan membahayakan bangsa dan negara dan bisa menghambat pembangunan dan ini perlu penanganan yang terpadu dan serius,” Ujar Rambitan.
Lanjut kadis kesehatan Dr. Mayah Rambitan, M.Kes menyampaikan oleh karena itu pemerintah lebih khususnya kabupaten Minahasa telah bertekad bulat untuk menangani melalui sosialisai kepada generasi muda melalui dari tingkat Mellenial akan bahaya narkoba, agar mereka bisa menjadi generasi penerus bangsa. (Ronny Rantung)








