Tondano – Pemerintah Kabupaten Minahasa melalui Dinas Kesehatan menggelar sosialisasi tentang Pencegahan dan Pengendalian Penyalagunaan Narkotik, Pizikotropika Dan Zat Adiktif (Napza) Tahun 2019. Di 25 kecamatan secara bergantian. Senin (7/10/2019).
Kadis Kesehatan Pemkab Minahasa Dr. Mayah Rambitan, M.Kes, menyampaikan kegiatan ini adalah bagian dari program nasional dan lebih khususnya program Bupati dan Wakil Bupati (ROR-RD).
“Tentunya kami selaku Dinas Kesehatan melaksanakan kegiatan tersebut bersama instansi terkait seperti Dinas Perlindungan Anak dan Perempuan, Dinas Sosial, Dinas Pendidikan dan Fokopimda, untuk
memberi pembinanan generasi muda untuk melindungi diri dan memberi pengertian tentang bahaya narkoba,” Ujar Rambitan.
Dikatakan di era globalisasi banyak generasi, ketika ada persoalan mulai putus sekolah, kenakalan remaja, sampai penyala gunaan narkoba.
- Desa Ciparungsari Gelar FGD Penetapan Status Indeks Desa Tahun 2026 untuk Dorong Pembangunan Berkelanjutan
- Sekwan Niklas Silangen Menghadiri Pencanangan Peringatan HUT RI Ke-81 Dan HUT Provinsi Ke-62 : Bersama Gubernur Fun Game Mini Soccer Melawan Tim Kodam XIII Merdeka
- Jelang Hari Kemerdekaan ke-81 RI, PLN UP3 Tahuna Gelar Apel dan Inspeksi Peralatan Guna Pastikan Keandalan Listrik Kepulauan Nusa Utara
“Berbagai implikasi dan dampak negatif merupakan masalah Internasional dan Nasional yang sangat kompleks, bahaya korban narkotika dari tahun ketahun semakin meresahkan masyarakat dan merusak generasi muda dan membahayakan bangsa dan negara dan bisa menghambat pembangunan dan ini perlu penanganan yang terpadu dan serius,” Ujar Rambitan.
Lanjut kadis kesehatan Dr. Mayah Rambitan, M.Kes menyampaikan oleh karena itu pemerintah lebih khususnya kabupaten Minahasa telah bertekad bulat untuk menangani melalui sosialisai kepada generasi muda melalui dari tingkat Mellenial akan bahaya narkoba, agar mereka bisa menjadi generasi penerus bangsa. (Ronny Rantung)






