Manado – Si jago merah kembali lagi beraksi di Kelurahan Lawangirung Lingkungan III Kecamatan Wanea. Enam bangunan rumah yang diketahui milik rumah milik keluarga Kartono, keluarga Napu, keluarga Alim-Lihawa, keluarga Noval-Sas, keluarga Imam-Sarjono dan keluarga Sirambang-Spener, ludes dilalap api. Kejadian itu terjadi tepat disamping Masjid Ahmad Yani, Kamis (9/5) sekitar 10.50 Wita.
Api berkecamuk di kompleks perumahan padat penduduk dan menghanguskan enam rumah makan dan diantaranya ada warung kelontong dan kios makanan.
Menurut saksi Aris Setiawan (38) warga Kelurahan Lawangirung, Lingkungan III kecamatan Wanea, api berasal dari atap plafon dapur warung klontong. “Saat itu saya sementara masak, saya liat api besar dari arah plafon setelah itu terdengar ada bunyi ledakan. Warung makan tempat saya bekerja dengan cepat terbakar,” ujar Setiawan.
Melihat api semakin membesar, warga pun tumpah ruah di jalan. Mendapat informasi adanya kebakatan, sedikitnya 7 unit pemadam kebakaran terjun ke lokasi, bersama warga sekitar menjinakkan si jago merah. Setelah berupaya, akhirnya satu jam kemudian api berhasil dipadamkan.
- Peringati Harkitnas Ke-118, Kementerian ATR/BPN Gelar Upacara Dengan Semangat Jaga Tunas Bangsa Demi Kedaulatan Negara
- Dapat Tanah Orang Tua, Simak Penjelasan Proses Balik Nama Sertipikat Berikut Ini
- Perkuat Kepastian Hukum Untuk Rumah Tinggal, Masyarakat Bisa Tingkatkan Sertipikat HGB ke HM Sekarang
Kapolsek Wenang Kompol Jacky J Wungkana, ketika dikonfirmasi membenarkan adanya peristiwa kebakaran tersebut. “Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Api diduga berasal dari arus pendek listrik, kerugian sementara diperkirakan mencapai ratusan juta,” ujar Wungkana. (Dwi)






