Gubernur Sulut Olly Dondokambey
Sulut – Provinsi Sulawesi Utara menjadi magnet investasi bagi seluruh investor yang akan berinvestasi di daerah ini. Kemudahan berinvestasi yang diberikan Gubernur Olly Dondokambey menjadi kuncinya.
Terbukti, nilai investasi di Sulut dalam semester 1 (Januari-Juni) 2019 mencapai Rp 4,871 Triliun.
Kadis Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PMPTSP) Sulut Franky Manumpil mengatakan realisasi investasi tersebut terdiri dari Penanaman Modal Asing (PMA) sebesar US$ 128,1 juta atau setara dengan Rp 1,922 Triliun dan Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN) terealisasi sebesar Rp 2,949 Triliun yang diserap dalam 311 proyek.
- Desa Ciparungsari Gelar FGD Penetapan Status Indeks Desa Tahun 2026 untuk Dorong Pembangunan Berkelanjutan
- Sekwan Niklas Silangen Menghadiri Pencanangan Peringatan HUT RI Ke-81 Dan HUT Provinsi Ke-62 : Bersama Gubernur Fun Game Mini Soccer Melawan Tim Kodam XIII Merdeka
- Jelang Hari Kemerdekaan ke-81 RI, PLN UP3 Tahuna Gelar Apel dan Inspeksi Peralatan Guna Pastikan Keandalan Listrik Kepulauan Nusa Utara
“Jumlah investasi tersebut telah mencapai 45 persen dari target pemerintah pusat (BKPM RI) untuk tahun 2019. Sedangkan target RPJMD mencapai 130 persen, jika dibandingkan dengan semester 1 tahun 2018 yang mencapai Rp 3,310 Triliun, berarti ada peningkatan nilai sebesar Rp 1,561 Triliun atau 47 persen,” kata Manumpil di Manado, Selasa (6/8/2019).
Lebih jauh, Manumpil menerangkan bahwa semakin optimalnya seluruh pelayanan perijinan tersebut juga didukung dengan peningkatan kinerja pelayanan serta integritas dari seluruh birokrat Pemprov Sulut yang khusus menangani perizinan.(*/JM)







