Gubernur Sulut Olly Dondokambey
Sulut – Provinsi Sulawesi Utara menjadi magnet investasi bagi seluruh investor yang akan berinvestasi di daerah ini. Kemudahan berinvestasi yang diberikan Gubernur Olly Dondokambey menjadi kuncinya.
Terbukti, nilai investasi di Sulut dalam semester 1 (Januari-Juni) 2019 mencapai Rp 4,871 Triliun.
Kadis Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PMPTSP) Sulut Franky Manumpil mengatakan realisasi investasi tersebut terdiri dari Penanaman Modal Asing (PMA) sebesar US$ 128,1 juta atau setara dengan Rp 1,922 Triliun dan Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN) terealisasi sebesar Rp 2,949 Triliun yang diserap dalam 311 proyek.
- Arnold Poli Tegaskan LPM Tomohon Sah dan Legal, Lantik Pengurus 5 Kecamatan dan 44 Kelurahan Periode 2026–2031
- Langkah Nyata Pembangunan, Desa Lebak Anyar Gelar Musdes Penyusunan RKPDES 2027 dan Laporan Realisasi Semester I
- Hadiri Kawin Massal, Bupati Michael Thungari Terima Penghargaan Inovasi Pelayanan Publik Dari Provinsi Sulawesi Utara
“Jumlah investasi tersebut telah mencapai 45 persen dari target pemerintah pusat (BKPM RI) untuk tahun 2019. Sedangkan target RPJMD mencapai 130 persen, jika dibandingkan dengan semester 1 tahun 2018 yang mencapai Rp 3,310 Triliun, berarti ada peningkatan nilai sebesar Rp 1,561 Triliun atau 47 persen,” kata Manumpil di Manado, Selasa (6/8/2019).
Lebih jauh, Manumpil menerangkan bahwa semakin optimalnya seluruh pelayanan perijinan tersebut juga didukung dengan peningkatan kinerja pelayanan serta integritas dari seluruh birokrat Pemprov Sulut yang khusus menangani perizinan.(*/JM)






