Minut- Desa Kokoleh Satu, Kecamatan Likupang Selatan, membuktikan kesiapan sebagai salah satu desa penyangga kawasan pariwisata Likupang dengan meraih Juara I Lomba Kebersihan, Keindahan, dan Pengelolaan Lingkungan Antarkantor Desa tingkat Kabupaten Minahasa Utara.
Penghargaan tersebut diserahkan Bupati Minahasa Utara, Dr. Joune J. E. Ganda, didampingi Wakil Bupati Kevin William Lotulung, dalam rangkaian peringatan HUT ke-81 Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia, Selasa (18/8/2026).
Prestasi Desa Kokoleh Satu dikukuhkan melalui Piagam Penghargaan Nomor 232/PAN/VIII/2026. Penilaian mencakup kebersihan lingkungan, kerapian, estetika kawasan kantor desa hingga pengelolaan lingkungan.
Keberhasilan ini dinilai memiliki arti strategis karena Kokoleh Satu merupakan salah satu desa penyangga Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Pariwisata Likupang. Karena itu, kondisi lingkungan desa menjadi bagian penting dalam membangun citra kawasan pariwisata Likupang.
Lomba tersebut juga menjadi bagian dari upaya pemerintah mendorong kesiapan lingkungan desa dalam mendukung pelaksanaan Likupang Tourism Festival (LTF) 2026.
Hukum Tua Desa Kokoleh Satu, Adner S. Natan, SE, mengatakan penghargaan tersebut merupakan hasil kerja bersama antara pemerintah desa dan masyarakat.
“Capaian luar biasa sebagai Juara I ini sepenuhnya didasarkan pada kekompakan dan kerja sama yang luar biasa dari seluruh warga Desa Kokoleh Satu. Tanpa partisipasi aktif warga dalam menjaga kebersihan lingkungan mulai dari tingkat jaga/dusun hingga kawasan kantor desa, prestasi ini mustahil bisa kita raih,” tegas Adner.
Menurutnya, kebersihan tidak boleh hanya dipandang sebagai bagian dari perlombaan, tetapi harus menjadi budaya yang dipertahankan secara berkelanjutan.
Adner menegaskan, sinergi pemerintah desa dan masyarakat menjadi modal penting untuk memperkuat posisi Kokoleh Satu sebagai desa penyangga KEK Pariwisata Likupang.
“Kebersihan dan keindahan ini adalah investasi kita untuk menunjang suksesnya Likupang Tourism Festival (LTF) 2026. Prestasi di HUT RI ke-81 ini menjadi pemantik semangat kita untuk terus mempertahankan standar kebersihan ini ke depannya,” tandasnya.
Ia berharap capaian tersebut tidak berhenti pada penghargaan, tetapi menjadi motivasi bagi seluruh masyarakat untuk menjaga lingkungan secara konsisten sekaligus memperkuat kesiapan desa menyambut berbagai agenda pariwisata di Likupang. (T3)








