Bitung, Redaksisulut – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Bitung gelar Kegiatan Ngobrol Pilkada (Ngopi) di Riverside Resto N’ Cafe, Kelurahan Manembo-nembo, Kecamatan Matuari. Rabu, (7/10/2020).
Dalam kegiatan yang dipimpin Ketua KPU Bitung Deslie Sumampouw SE dihadiri PJS Walikota Bitung Drs Edison Humiang MS.i, Kapolres AKBP Winardi Prabowo SIK MS.i serta Dandim 1310 Bitung, Danyon Marinir serta Kepala Pengadilan dan Kepala Kejaksaan Negeri Bitung Frenkie Son SH MM MH, Bawaslu yang diwakili oleh Sammy Rumamby, Kaban Kesbangpol Drs Oktofianus Tumundo serta Paslon nomor urut 3 Ir Maurits Mantiri MM dan Hengky Honandar SE dan Paslon nomor urut 2 yang diwakili Calon Wakil Walikota Gunawan Pontoh dan Karel Tumuju Sekretaris Partai Golkar Bitung, sedangkan Paslon nomor urut 1 tidak ada perwakilan yang hadir.
Dalam kegiatan pihak Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu )mengingatkan kembali aturan dalam pelaksanaan kampanye, salah satunya pelaksanaan Kampanye terbatas dan tatap muka minimal warga yang hadir hanya 50 orang saja, dimana hal itu dalam rangka pencegahan Covid-19. Namun fakta dilapangan, dari 3 Paslon yang pada saat melakukan kampanye diberbagai Kecamatan, diduga masih melanggar akan Protap Covid-19 seperti yang sering didapati melebihi dari batas kehadiran warga, ada Lansia, Ibu Hamil serta anak-anak yang sering hadir.
Menanggapi hal ini Ir. Maurits Mantiri yang nantinya berpasangan dengan Hengky Honandar dalam Pilkada mengusulkan bahwa kedepan, agar bisa meminimalisi adanya penyebaran Covid-19 disetiap kampanye dilaksanakan via Daring (Dalam jaringan).
“Kedepan saya usulkan agar setiap Paslon mengadakan kampanye via Daring saja, akan tetapi hal tersebut bisa terlaksana jika disepakati oleh KPU dan Bawaslu serta seluruh Paslon. Intinya kami Paslon nomor 3 sangat siap jika kampanye saat ini via Daring”. Katanya.
Mantiri juga mengatakan bahwa menurutnya, saat ini seluruh Paslon sudah melakukan kampanye terbatas hampir diseluruh Kecamatan yang ada di Kota Bitung.
“Untuk saat ini, kami Paslon sangat dilematis jika kampanye ada anak-anak yang ingin mendekat ataupun warga Lansia kemudian kami harus menegur. Tentu yang akan disalahkan pasti Paslon. Jadi dari kami mengusulkan untuk kampanye dilaksanakan via Daring saja dan berharap Paslon 1 dan 2 bisa menyetujuinya”. Tambah Mantiri.
Dari informasi untuk kegiatan Ngopi yang dilaksanakan akan bergantian, dimana saat ini pada Paslon no 3 dan selanjutnya akan pada Paslon selanjutnya. (Wesly)







