Minut-Peringatan Hari Sumpah Pemuda ke-97 di Kabupaten Minahasa Utara, Selasa (28/10/2025), berlangsung penuh makna.
Bertindak sebagai Inspektur Upacara, Asisten III Bidang Pemerintahan Umum Sekretariat Daerah Minahasa Utara, Jossy Kawengian, membacakan sambutan resmi Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia, Erick Thohir.
Dalam pesannya, Menpora menegaskan pentingnya peran generasi muda dalam membangun masa depan bangsa dengan semangat yang sama seperti pemuda 1928.
“Kita tidak lagi mengangkat bambu runcing, tetapi mengangkat ilmu pengetahuan. Kerja keras, kejujuran, dan semangat tetap sama—Indonesia harus berdiri tegak dan tidak boleh kalah,” demikian kutipan pesan heroik Menpora yang dibacakan Jossy Kawengian.
- Melangkah Sehat, Bergerak Hijau: PLN UP3 Luwuk Peringati Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026 dengan Aksi Bersih Lingkungan
- Gelorakan Semangat Pancasila, PLN dan Pemprov Sulteng Kejar Target 100% Desa Berlistrik di 2029
- Pansus RTRW Menggelar Rapat Penyempurnaan Hasil Evaluasi Kemendagri Terhadap Ranperda RTRW Tahun 2025-2044
Erick Thohir juga mengingatkan bahwa pemuda masa kini menghadapi tantangan berbeda di era modern yang serba cepat. Namun, ia optimistis generasi muda Indonesia memiliki integritas dan keberanian untuk terus berkontribusi bagi bangsa.
“Kalian bukan sekadar pelengkap sejarah, kalian adalah penentu masa depan,” tegasnya.
Peringatan bertema “Pemuda Pemudi Bergerak, Indonesia Bersatu” itu semakin semarak dengan kehadiran peleton Purna Paskibraka, ASN, siswa SMA, serta anggota Pramuka.
Keterlibatan Utu dan Keke dalam prosesi upacara menambah warna tersendiri sebagai wujud apresiasi terhadap peran pemuda lokal dalam membangun identitas daerah.
Acara turut dihadiri unsur Forkopimda Minahasa Utara, pejabat pemerintah, serta tokoh-tokoh pemuda Bumi Tonsea yang bersama-sama memaknai momentum bersejarah tersebut sebagai panggilan untuk terus menyalakan api semangat kebangsaan di tengah perubahan zaman. (T3/*)








