Sitaro-Bupati Kepulauan Siau Tagulandang Biaro (Sitaro), Chyntia Ingrid Kalangit, menegaskan pentingnya pengawasan obat dan keamanan pangan sebagai upaya melindungi masyarakat dari risiko kesehatan.
Hal ini disampaikan saat membuka Forum Konsultasi Publik penguatan pengawasan obat dan makanan serta advokasi program nasional keamanan pangan, di Media Center Pemkab Sitaro, Rabu (15/4/2026).
Menurut Bupati, persoalan keamanan pangan bukan hanya tanggung jawab pemerintah, tetapi membutuhkan keterlibatan semua pihak, mulai dari pelaku usaha hingga masyarakat.
“Keamanan pangan dan pengawasan obat harus menjadi perhatian bersama. Ini menyangkut langsung kesehatan masyarakat,” tegasnya.
- Menteri Nusron Ingin Target PTSL 2027 Ditambah, Perluas Kepastian Hukum Bagi Masyarakat
- Bahas Rencana Kerja TA 2027 Dengan Komisi II DPR RI, Menteri Nusron Usulkan Pagu Anggaran Rp.10 Triliun
- Laporkan Progres Dukungan KSPEAN Papua Selatan, Wamen Ossy Tegaskan Landasan Kuat Agenda Pembangunan Nasional
Ia menilai, forum tersebut menjadi langkah strategis untuk memperkuat koordinasi sekaligus meningkatkan kesadaran publik terhadap pentingnya konsumsi yang aman dan sehat.
Bupati juga mengapresiasi inisiatif Kepala Loka POM Kabupaten Kepulauan Sangihe, Christian Aspriamijaya, dalam mendorong pelaksanaan kegiatan tersebut.
Pemkab Sitaro, lanjutnya, berkomitmen mendukung program nasional di bidang pengawasan obat dan makanan sebagai bagian dari upaya meningkatkan kualitas hidup masyarakat.
Kegiatan diakhiri dengan pertukaran plakat sebagai simbol komitmen bersama dalam memperkuat pengawasan obat dan keamanan pangan di daerah.
Turut hadir Plh Sekda Sitaro, Eddy Salindeho, bersama jajaran pejabat di lingkungan Pemkab Sitaro. (Ighel)






