Pohuwato-Zikir dan ceramah yang menjadi kegiatan rutin majelis taklim Desa Popaya, Kecamatan Dengilo dihadiri Bupati Pohuwato, Saipul A. Mbuinga didampingi Camat Dengilo, Nakir Ismail, Ketua TP. PKK Pohuwato, Selvi Mbuinga Monoarfa, pembawa ceramah dan zikir, Ustaz Umar Abdul Azis, Ketua Forum Dakwah (Forda) Kabupaten Pohuwato, Kartin, S.IP serta majelis taklim se-Kecamatan Dengilo yang berlangsung di halaman Olami Mart, Desa Popaya, Sabtu, (30/12/2023) malam.
Dalam sambutannya, Bupati Saipul menyampaikan apresiasi yang besar ke pemerintah desa yang setiap tahunnya di akhir tahun secara rutin melaksanakan kegiatan yang sama yakni zikir dan ceramah.
“Majelis taklim Pohuwato merupakan majelis taklim yang paling aktif di Provinsi Gorontalo, dan semangatnya sangat luar biasa setiap bulan ketika ada pertemuan. Insyaallah ini menjadi pertanda baik bagi kita semua dan semoga daerah kita jauh dari mara bahaya dan malapetaka”,ucapnya.
Menurut Saipul, hampir setiap kecamatan kegiatan zikir dan ceramah digelar, kami sangat bersyukur dan berterima kasih kepada seluruh camat beserta seluruh jajarannya yang telah melaksanakan agenda yang sangat penting ini.
- Sekwan Silangen Hadiri Peresmian Museum Negeri Provinsi Sulut : Menunjukan Komitmen Kuat Dalam Mendukung Pemeliharaan Cagar Budaya Dan Entitas Pariwisata Berbasis Edukasi
- Diresmikan Menteri Kebudayaan, Wajah Baru Museum Negeri Sulawesi Utara Jadi Ruang Edukasi Modern dan Ikon Wisata Budaya
- Resmikan Museum Negeri Provinsi Sulut, Fadli Zon Puji Kepemimpinan Gubernur Yulius Peduli Dengan Budaya Daerah
“Ia, agenda seperti ini begitu sangat pentingnya, dan yang pasti kalau saya di undang di acara keagamaan yang sifatnya religius insyaallah kalau tidak bersamaan dengan kegiatan-kegiatan penting lain pasti saya akan hadir”,kata bupati.
Selaku pemerintah daerah, Bupati Saipul Mbuinga menyampaikan permohonan maaf belum bisa menjawab apa yang menjadi keinginan para milenial khususnya hiburan atau konser.
“Tahun ini mohon maaf saya tiadakan, biarlah nanti akan bisa di agenda-agenda lain. Jadi untuk malam pergantian tahun sebaiknya kita isi dengan kegiatan yang sifatnya religius dan ini sangat penting.
Insyaallah dengan kegiatan seperti ini daerah kita menjadi daerah yang tertib dan aman ke depannya setelah kita mengalami satu peristiwa yang sangat memilukan yang kita tidak harapkan itu terjadi”,jelas Bupati Saipul. (*/Has)








