Minahasa – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Minahasa menyatakan komitmen untuk melaksanakan Percepatan Penurunan Anak Kerdil atau yang dikenal dengan istilah Stunting.
Komitmen tersebut dituangkan dalam pernyataan yang ditanda-tangani Bupati Minahasa, Dr. Ir. Royke Octavian Roring, M.Si serta diketahui Deputi Bidang Dukungan Kebijakan Pembangunan Manusia dan Pemerataan Pembangunan Kementerian Sekretariat Negara RI, Suprayoga Hadi.
Dalam komitmen tersebut, Bupati Minahasa menyatakan upaya Pemkab Minahasa dilaksanakan dengan melakukan aksi konvergensi atau integrasi melalui beberapa kegiatan yakni pemetaan program, kegiatan dan sumber pembiayaan penurunan stunting hingga ke desa/kelurahan.
Selanjutnya, melaksanakan pertemuan daerah dengan seluruh organisasi perangkat daerah, camat, kepala desa dan pihak terkait lainnya.
- Perkuat Kebersamaan Dimomen HUT RI Ke 81, Polres Bitung Gelar Olahraga Bersama Bhayangkari
- Mendengarkan Pidato Presiden Dalam Rangka HUT RI Ke 71, DPRD Bitung 2 Kali Gelar Paripurna Dalam Sehari
- Jalin Kerja Sama Dengan RSUD Bitung, Yayasan Rumah Lukaku Indonesia Lakukan Pemeriksaan Mata Dan Kitanan Gratis
Selain itu juga Pemkab Minahasa akan menyusun kebijakan dan akan melaksanakan kampanye perubahan perilaku dan komunikasi antar pribadi untuk percepatan penurunan angka stunting serta meningkatkan peran desa/kelurahan dalam melakukan konvergensi percepatan penurunan stunting.
“Komitmen ini hendaknya dengan penuh rasa tanggung jawab dilaksanakan bersama oleh semua unsur perangkat daerah dan masyarakat sehingga angka stunting di Kabuoaten Minahasa akan menurun,” tegas Bupati ROR.
Sementara itu berdasarkan data seperti diungkap Kepala Bapelitbangda Minahasa, Philip Siwi, SE pada Tahun 2020 dari 5.691 Balita yang diukur terdapat 177 Balita Stunting atau 3,1 persen. (*/Ronny)








