Tahuna-Ditandai dengan pemukulan gong oleh Bupati Kabupaten kepulauan Sangihe Michael Thungari SE, MM, Desa Kuma 1 kecamatan Tabukan tengah resmi dicanangkan sebagai Desa Cinta statistik (Desa Cantik) pada Senin (26/05/25).
Diketahui inisiatif Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Kepulauan Sangihe ini bertujuan untuk meningkatkan literasi dan kapasitas statistik di tingkat desa sekaligus sebagai bagian dari strategi memperkuat Sistem Statistik Nasional dari akar rumput.

Bupati Michael Thungari dalam sambutannya saat pencanangan tersebut, mengungkapakan sangatlah penting kapasitas desa ditingkatkan dalam hal pengolahan data.
- Menteri Nusron Ingin Target PTSL 2027 Ditambah, Perluas Kepastian Hukum Bagi Masyarakat
- Bahas Rencana Kerja TA 2027 Dengan Komisi II DPR RI, Menteri Nusron Usulkan Pagu Anggaran Rp.10 Triliun
- Laporkan Progres Dukungan KSPEAN Papua Selatan, Wamen Ossy Tegaskan Landasan Kuat Agenda Pembangunan Nasional
“Ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas desa dalam mengelola dan memanfaatkan data statistik”ungkap Thungari.

Menurut Thungari desa Kuma 1 ini memenuhi kriteria sebagai Desa Cantik yang memiliki potensi yang besar sekaligus inovasi dalam digitalisasi juga memiliki jiwa gotong royong yang kuat.
“Desa Kuma satu ini terpilih oleh karena potensi desa yang besar, memiliki inovasi dalam digitalisasi, serta semangat gotong royong masyarakat yang luar biasa,” ujarnya.
Thungari juga mengajak seluruh komponen masyarakat Desa Kuma I untuk mendukung penuh program desa cantik ini.

“Mari kita jadikan data sebagai dasar dalam membangun desa, memperkuat tata kelolanya dan, menciptakan kesejahteraan yang merata,” ajak Thungari.
Bupati Thungari juga menyampaikan apresiasi yang tinggi kepada BPS Sangihe atas pelaksanaan program desa cantik.
“Saya menyambut baik dan memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada BPS atas inisiatif Desa Cantik ini,”pungkas Thungari (Yoss/Advetorial)









