Minut-Di tengah fluktuasi harga komoditas nasional, Pemerintah Kabupaten Minut (Minut) secara khusus memantau harga minyak goreng.
Meskipun harga minyak goreng kemasan premium sedikit meningkat, situasi tetap terkendali berkat ketersediaan Minyakita dan intervensi pemerintah.
Bupati Minut, Joune J.E. Ganda, menekankan hal ini setelah berpartisipasi dalam rapat koordinasi pengendalian inflasi tahun 2025 secara daring, yang diselenggarakan Kementerian Dalam Negeri Republik Indonesia. Rabu, (4/6/2025).

- Melangkah Sehat, Bergerak Hijau: PLN UP3 Luwuk Peringati Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026 dengan Aksi Bersih Lingkungan
- Gelorakan Semangat Pancasila, PLN dan Pemprov Sulteng Kejar Target 100% Desa Berlistrik di 2029
- Pansus RTRW Menggelar Rapat Penyempurnaan Hasil Evaluasi Kemendagri Terhadap Ranperda RTRW Tahun 2025-2044
Keikutsertaan aktif Bupati Minut ini menggarisbawahi komitmen pemerintah daerah dalam mendukung program pemerintah pusat untuk menjaga stabilitas ekonomi dan melindungi masyarakat dari dampak inflasi.
Kenaikan Sedikit Harga Minyak Goreng Premium, Minyakita Tetap Stabil.
Data harga harian menunjukkan tren yang menarik. Pada minggu keempat Mei 2025, harga rata-rata minyak goreng kemasan premium (tidak bersubsidi) mencapai Rp22.343 per liter, naik tipis 0,25% dibandingkan bulan sebelumnya (Month-to-Month/MtM). Sebaliknya, harga Minyakita tercatat Rp16.852 per liter, turun 1,45% (MtM). Penurunan harga Minyakita menunjukkan keberhasilan intervensi pemerintah dalam menstabilkan harga, meskipun masih di atas Harga Eceran Tertinggi (HET) yang ditetapkan sebesar Rp15.700 per liter. HET ini tetap menjadi acuan harga di pasaran.

Intervensi Pemerintah Efektif Tekan Harga Minyakita
Kerjasama pemerintah, produsen, dan BUMN pangan dalam intervensi pasar telah terbukti efektif dalam menjamin ketersediaan dan stabilitas harga Minyakita. Upaya ini berhasil menekan harga Minyakita dan meredam dampak kenaikan harga minyak goreng premium terhadap daya beli masyarakat. Distribusi Minyakita difokuskan ke pasar rakyat untuk memastikan akses yang merata bagi semua lapisan masyarakat. Kenaikan harga minyak goreng premium yang minimal juga menunjukkan efektivitas pengawasan dan pengaturan distribusi oleh pemerintah.

Komitmen Bupati Minut dalam Rapat Koordinasi Pengendalian Inflasi
Kehadiran Bupati Minut dalam rapat koordinasi pengendalian inflasi daring menunjukkan komitmen kuat pemerintah daerah dalam mendukung upaya pemerintah pusat.
Rapat tersebut membahas berbagai strategi pengendalian inflasi, termasuk pengawasan harga barang kebutuhan pokok seperti minyak goreng.

Kesimpulannya, meskipun terdapat kenaikan kecil pada harga minyak goreng premium, situasi secara keseluruhan terkendali berkat Minyakita dan intervensi pemerintah.
Pemerintah Kabupaten Minut berkomitmen untuk terus memantau harga dan ketersediaan minyak goreng bagi masyarakat.
Kolaborasi pemerintah pusat dan daerah menjadi kunci keberhasilan dalam menjaga stabilitas harga dan daya beli masyarakat.
Pemerintah Kabupaten Minut akan terus berkoordinasi dengan pemerintah pusat untuk memastikan stabilitas harga minyak goreng. (*Advetorial)










