Minut-Upaya Pemerintah dalam mencegah terjadinya bencana alam akibat praktek pembalakan liar dan pengerusakan lingkungan, Bupati Minahasa Utara Joune Ganda meminta masyarakat waspada akan hal tersebut.
Selain meningkatkan kewaspadaan, masyarakat juga diminta supaya proaktif melakukan pengawasan, serta melaporkan setiap aksi pembalakan liar yang dilakukan oleh oknum yang tidak bertanggung jawab.
Menurut Bupati Joune Ganda, rentetan bencana banjir yang terjadi di beberapa wilayah di Minut pasca hujan deras, salah satu penyebabnya adalah karena kerusakan hutan dan lingkungan.
“Yang jelas, Praktek illegal logging dan perambahan hutan bisa berdampak terhadap berbagai bencana seperti banjir, tanah longsor bahkan juga kekeringan. Untuk mencegah hal ini terjadi, kepada masyarakat diminta untuk mengawasinya. Bila ditemui ada praktek penebangan liar, segera laporkan,” tegasnya.
- Hadiri RDP Bersama DPD RI, Gubernur Yulius Tegaskan Penyelesaian HGU PT Ratatotok Harus Pro-Rakyat dan Pro-Ekonomi
- Hiswana Migas Sulut Gandeng Pertamina, BRI, BI dan Danantara Percepat Digitalisasi Distribusi Energi
- Hiswana Migas Sulut Dorong Sinergi Energi dan Perbankan, Sonny Bongkiriwan: Kolaborasi Jadi Kunci Stabilitas Distribusi BBM
Ditambahkanya, Pemkab Minut terus melakukan upaya koordinasi ke Dinas Kehutanan Provinsi dan APH juga secara intens melaksanakan pengawasan serta langkah preventif sesuai dengan tupoksi dan kewenangan yang ada. Diharapkan pengawasan dari masyarakat bersama pemerintah desa dapat mempersempit ruang gerak para oknum pelaku ilegal loging yang berdampak pada kerusakan lingkungan.
“Diharapkan pemerintah Kecamatan dan Desa serta masyarakat secara proakif memantau aktivitas penebangan liar diwilayahnya masing-masing.” Ungkap Bupati JG. (***).








