MITRA,-Bupati Minahasa Tenggara (Mitra), James Sumendap SH, MH sampaikan ucapan terima kasih diakhir masa jabatannya membangun Kabupaten Mitra selama 10 Tahun.
Hal itu Bupati sampaikan saat menjadi inspektur upacara atau Irup pada peringatan Hari Ulang Tahun atau HUT ke-78 Kemerdekaan Republik Indonesia, yang bertemakan “Terus Melaju Untuk Indonesia Maju” dengan mengenakan pakaian adat Minahasa, Kamis (17/08/2023) dilapangan Ompi Ratahan.

Bupati mengatakan, 10 Tahun dipercayakan memimpin Kabupaten Mitra, penuh dengan kesulitan, namun Ia tetap menjalankannya.
- Sekwan Niklas Silangen Ikut Pelatihan Kepemimpinan Nasional Tingkat II Angkatan XXIII Tahun 2026 : Kawah Candradimuka Untuk Perkuat Kompetensi Manajerial Dan Kepemimpinan
- Dekopinda Minut Peringati HUT Koperasi ke-79, Pemkab Apresiasi Pasar Murah untuk Masyarakat
- Info Update Agenda DPRD Sulut Hari Ini : Ibadah Rutin Keluarga Besar DPRD Sulut, Hingga Rapat Lanjutan Pembahasan Ranperda Pertanggung Jawaban APBD Dan RDP Bersama Mitra Kerja
“Betapa sulit membangun Kabupaten Mitra, ada pujian, ada caci maki, ada ketidak setujuan, tetapi saya tetap berjalan membangun Minahasa Tenggara,” ujar JS, sapaan akrab Bupati Mitra dua periode ini.

Ia juga berharap, kedepannya Kabupaten Mitra tidak dipimpin oleh pemimpin yang penuh gaya kemunafikan.
“Saya berharap pemimpin Kabupaten Mitra kedepan tidak dipimpin oleh pemimpin yang penuh dengan gaya kemunafikan, tetapi gaya-gaya kepemimpinan yang perlu di Kabupaten Mitra adalah kerja kasar, disiplin membangun integritas, itu yang perlu dan paling utama,” tegasnya.

Ia berterima kasih kepercayaan dari warga Masyarakat Minahasa Tenggara sehingga bisa memimpin sampai 10 tahun sebagai Bupati.
“Walaupun saya bukan warga Kabupaten Mitra, namun dengan kepercayaan Masyarakat sehingga bisa memimpin Mitra sampai 10 tahun. Oleh sebab itu, stop anti kesukuan, karena kita di 17 Agustus tahun 2023 ini, biar berbeda-beda suku bahasa, tapi tetap satu bangsa Republik Indonesia,” pungkasnya.

Sumendap berpesan, Masyarakat kiranya membantu program-program Pemerintah, dan instansi lainnya di usia 78 tahun kemerdekaan Republik Indonesia.
“Program Pemerintah, program TNI dan Polri, Jaksa kita harus bantu mereka. Ini penting, karena 78 tahun ini bukan sekedar dirgahayu Republik Indonesia, tetapi bagaimana menanamkan semangat dari pahlawan-pahlawan yang telah mendahului kita, untuk memerdekakan bangsa Indonesia ini,” tutup Bupati. (Adve)













