SITARO-Pemerintah Kabupaten Kepulauan Siau Tagulandang Biaro (Sitaro) bersama BPJS Ketenagakerjaan Provinsi Sulawesi Utara terus menunjukkan komitmennya dalam memberikan perlindungan sosial bagi pekerja rentan di sektor informal. Hal itu diwujudkan melalui kegiatan sosialisasi, verifikasi, dan validasi data pekerja rentan bukan penerima upah, yang digelar di Media Center Kantor Bupati Sitaro, Kamis (11/9/2025).
Acara ini dibuka secara resmi oleh Bupati Kepulauan Sitaro, Chyntia Kalangit, yang dalam sambutannya menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari kesepakatan bersama pemerintah daerah dengan BPJS Ketenagakerjaan terkait perlindungan Jaminan Sosial Ketenagakerjaan (Jamsostek) bagi pekerja rentan. Program ini juga berkaitan dengan launching inovasi daerah “Sitaro Cika Hero” (Siau Tagulandang Biaro Cinta Pekerja Harian Rentan Resiko).
“Program ini lahir dari kesadaran bahwa masih banyak saudara-saudara kita yang bekerja di sektor informal, seperti nelayan, petani, buruh, tukang ojek, hingga pelaku UMKM, yang setiap hari berhadapan dengan risiko kerja tinggi namun tidak memiliki perlindungan Jamsostek. Melalui Sitaro Cika Hero, pemerintah hadir untuk menjawab kebutuhan itu,” jelas Bupati.
Bupati Chyntia juga menegaskan bahwa pemerintah daerah berkomitmen menghadirkan perlindungan nyata bagi para pekerja rentan dengan dua skema utama.
Baca:Lantik 64 Pejabat Sitaro, Bupati Chyntia Kalangit : Ingatlah Bahwa Jabatan Adalah Amanah
“Pertama, dukungan anggaran daerah melalui APBD Perubahan 2025 yang akan menanggung iuran sebanyak 3.000 pekerja rentan bukan penerima upah. Kedua, melalui gerakan gotong royong dari pejabat daerah yang secara pribadi menjadi donatur tetap untuk menanggung kepesertaan pekerja rentan di wilayah tanggung jawab masing-masing,” ungkapnya.
Kegiatan ini juga menjadi ajang untuk meningkatkan pemahaman masyarakat tentang manfaat Jamsostek, khususnya Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK) dan Jaminan Kematian (JKM), yang sangat penting bagi keberlangsungan hidup pekerja dan keluarganya.
Menutup sambutannya, Bupati Chyntia menekankan bahwa program ini merupakan wujud nyata dari semangat Sitaro Masadada. “Pemerintah hadir bukan hanya dengan kebijakan, tetapi juga dengan cinta dan kepedulian kepada rakyatnya. Inilah bukti bahwa negara benar-benar ada untuk melindungi pekerja rentan,” tandasnya. (*Ighel)








