Bolmong-Penjabat Bupati Kabupaten Bolaang Mongondow (Bolmong) Ir. Limi Mokodompit, M.M, menghadiri peringatan malam Nuzulul Qur’an di Masjid Al-Ikhlas Desa Bumbung, Kecamatan Lolak, Jumat, (7/04/2023) malam.
Dalam sambutannya, Bupati Limi mengatakan, malam Nuzulul Qur’an bisa dijadikan momentum untuk melakukan introspeksi diri.

Sebagai manusia, kata Bupati Limi tentunya tidak luput dari segala perkara khilaf dan salah. Maka, di bulan suci ini bupati mengajak masyarakat Bolmong, khususnya warga Desa Bumbung untuk membenahi diri dengan cara introspeksi.
- Perkuat Kebersamaan Dimomen HUT RI Ke 81, Polres Bitung Gelar Olahraga Bersama Bhayangkari
- Mendengarkan Pidato Presiden Dalam Rangka HUT RI Ke 71, DPRD Bitung 2 Kali Gelar Paripurna Dalam Sehari
- Jalin Kerja Sama Dengan RSUD Bitung, Yayasan Rumah Lukaku Indonesia Lakukan Pemeriksaan Mata Dan Kitanan Gratis
“Mari kita sama-sama kita introspeksi diri, agar menjadi pribadi yang lebih baik lagi kedepan, dan semoga Allah SWT memberikan rahmatnya kepada kita semua,” ujar Bupati Limi.

Bupati Limi juga berharap malam peringatan Nuzulul Quran bukan hanya sekadar dijadikan simbol untuk memperingati turunnya ayat suci Alquran, akan tetapi dijadikan momentum kebangkitan bagi umat Islam dan saling berbagi.
“Terlebih, bulan Ramadhan merupakan bulan pengampunan, bulan yang penuh berkah dan momen untuk saling memaafkan sesama umat muslim.” Ucap Bupati Limi.

Selain itu, Bupati Limi juga meminta dukungan kepada masyarakat agar dapat terus bersinergi dengan Pemerintah Kabupaten Bolmong, demi tercapainya program pembangunan di daerah.
“Saya meminta dukungan, dari seluruh lapisan masyarakat, para tokoh adat, pemuka agama, tokoh pemuda, dan tokoh politik. Karena tanpa dukungan semua pihak, pemerintah tidak mungkin bisa bekerja maksimal, ” terang Bupati Limi.

Hadir turut mendampingi Bupati diantaranya yakni, Ketua TP PKK Bolmong, para pejabat OPD, Ketua KNPI Bolmong Feramitha Tiffany Mokodompit, S.M., MBA., Ketua Fraksi PKB DPRD Bolmong, Supandri Damogalad, Ketua MUI Bolmong, Salaiman Amba, Forkompicam, serta jamaah dan masyarakat desa Bumbung. (*/Advetorial)












