Minsel-Diduga adanya konspirasi politik yang terjadi antara Pejabat Hukum Tua Desa Popontolen dengan pimpinan salah satu perusahaan Tepung Kelapa di Desa Lelema berimbas pada sejumlah karyawan.
Pejabat Hukum Tua Desa Popontolen Ferry Pangala secara transparan melakukan pertemuan dengan pimpinan perusahan tepung kelapa di kediaman salah satu Caleg dari partai PDI-P di bilangan Jalan Trans Sulawesi.
Pimpinan tersebut diketahui juga salah satu caleg di salah satu daerah di Sulawesi Utara.
Dengan adanya pertemuan tersebut, diduga terjadi konspirasi politik antara Pejabat Hukum Tua yang juga adalah Kabid di Dinas DLH Minsel,berimbas terhadap karyawan yang ada di perusahan tepung kelapa tersebut.
- Diresmikan Presiden Prabowo, Pemkab Minsel Dukung Pengoperasional 1.061 Unit KDKMP
- Bupati Michael Thungari Beri Dukungan dan Apresiasi Serta Motivasi Bagi Ke Empat Siswa Peserta Seleksi Paskibraka Tingkat Provinsi Sulawesi Utara
- Wabup Vasung Hadiri Groundbreaking 10 Gudang Pangan Polri dan Launching Operasional 166 SPPG
Menurut sumber yang tidak mau namanya di sebut (red) kepada wartawan media ini mengatakan bahwa saat ini karyawan yang ada di perusahan tepung kelapa tersebut diarahkan untuk memilih Caleg salah satu partai yaitu partai PDI-P, lebih parah lagi manajemen memerintahkan untuk memilih caleg “Turangga”.
“Manajemen menyuruh seluruh karyawan untuk memilih caleg dari partai PDI-P dan diharuskan” Ucap sumber tersebut. (*/onal M)








