Berbagi Terang Jelang Idul Fitri, PLN UP3 Gorontalo Wujudkan Mimpi Warga Lewat Program Light Up The Dream

Gorontalo-Memasuki momentum bulan suci Ramadan 1447 H yang penuh keberkahan, PT PLN (Persero) kembali menebar kebaikan melalui program Light Up The Dream (LUTD). Program penyalaan listrik serentak bertajuk “Berkah Ramadan” ini dilaksanakan pada Kamis (05/03), sebagai wujud nyata kepedulian pegawai PLN dalam menghadirkan akses energi bagi masyarakat kurang mampu di seluruh pelosok negeri.

Di wilayah kerja PLN Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Gorontalo, bantuan pasang baru listrik gratis ini menyasar salah satu warga Desa Luwoo, Kecamatan Telaga Jaya, Kabupaten Gorontalo, yakni Bapak Salim Hamzah.

Selama ini, akses listrik yang terbatas menjadi kendala bagi keluarganya, terutama dalam menjalankan usaha warung kecil yang menjadi tumpuan hidup.

Penyalaan listrik secara simbolis dihadiri langsung oleh jajaran manajemen PLN UP3 Gorontalo, tim Pemasaran dan Retail ULP Telaga, serta disaksikan oleh perwakilan Pemerintah Desa Luwoo.

General Manager PLN Unit Induk Distribusi Sulawesi Utara, Tengah, dan Gorontalo (UID Suluttenggo), Usman Bangun, menegaskan bahwa program ini memiliki nilai filosofis yang dalam bagi seluruh pegawai PLN.

“Light Up The Dream bukan sekadar program penyambungan listrik gratis, melainkan manifestasi dari rasa syukur dan empati insan PLN. Melalui penyisihan penghasilan pegawai, kami ingin memastikan bahwa kebahagiaan Ramadan juga dirasakan oleh saudara-saudara kita yang selama ini mendambakan kemandirian energi. Listrik adalah penggerak roda ekonomi dan pendidikan, maka dengan hadirnya cahaya di rumah Bapak Salim, kami berharap kesejahteraan keluarga beliau turut meningkat,” ungkap Usman.

Senada dengan hal tersebut, Manager PLN UP3 Gorontalo, Hardi, menyampaikan bahwa antusiasme pegawai dalam berdonasi merupakan bentuk komitmen untuk terus hadir di tengah masyarakat.

“Kami di UP3 Gorontalo merasa bangga bisa menjadi bagian dari gerakan nasional ini. Kami berharap listrik yang tersambung hari ini tidak hanya menerangi rumah secara fisik, tetapi juga menyulut semangat baru bagi keluarga penerima manfaat dalam beribadah dan beraktivitas di bulan suci ini,” jelas Hardi.

Hardi juga menambahkan bahwa inisiatif ini sejalan dengan komitmen Pemerintah dan PLN untuk mencapai rasio elektrifikasi 100%, di mana akses energi listrik menjadi fondasi dasar bagi peningkatan kualitas hidup masyarakat di sektor ekonomi maupun pendidikan.

Rasa haru terpancar dari wajah Salim Hamzah saat melihat lampu di rumahnya menyala untuk pertama kalinya melalui sambungan resmi PLN. Bagi Salim, bantuan ini adalah jawaban atas doa-doanya selama ini.

“Saya sangat bersyukur dan berterima kasih kepada PLN. Selama ini impian saya adalah memiliki listrik sendiri agar usaha warung saya bisa berkembang dan anak-anak bisa belajar dengan lebih nyaman di malam hari. Terima kasih kepada seluruh pegawai PLN yang sudah menyisihkan rezekinya untuk kami,” ungkap Salim.

Melalui program Light Up The Dream, PLN berkomitmen untuk terus konsisten melakukan aksi kemanusiaan serupa di masa mendatang. Di momentum Ramadan 1447 H ini, PLN tidak hanya fokus menjaga keandalan pasokan listrik, tetapi juga memastikan bahwa “Energi Baik” PLN dapat menyentuh lapisan masyarakat yang paling membutuhkan, menyalakan harapan, dan menerangi mimpi-mimpi mereka. (*T3)

Loading