Bitung- Sejumlah pimpinan Ormas Adat yang ada di Kota Bitung, yang sebelumnya tergabung dalam Kerukunan Esa Keter (KEK), sepakat merubah nama menjadi Presidium Ormas Adat Kota Bitung (POAB).
Kesepakatan para pimpinan ormas adat tersebut dilakukan dalam pertemuan hari Minggu, (1/3/2026) di kelurahan Girian Indah, Kecamatan Girian, Kota Bitung.
Dalam pertemuan tersebut, juga disepakati perubahan nama sekaligus Anngaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) KEK menajdi POAB dan menyampaikan beberapa hal sekaligus menyikapi berbagai persoalan sosial kemasyarakatan.
Perubahan nama organisasi dari Kerukunan Esa Keter (KEK) menjadi Presidium Ormas Adat Kota Bitung (POAB)
- Plt. Bupati Sitaro Pimpin Rapat Kerja TAPD, Bahas Penguatan Perencanaan dan Penganggaran Daerah
- Pimpin Apel Kerja, Bupati Michael Thungari Ajak ASN Untuk Bekerja Lebih Cepat, Adaptif Dan Beroreintasi Pada Hasil Guna
- Gubernur Yulius Secara Resmi Melantik Niklas Silangen Sebagai Sekretaris DPRD Sulut Definitif
Presidium ini menjadi wadah resmi yang menaungi dan mengkoordinasikan para pimpinan Ormas Adat di Kota Bitung.
Dalam pertemuan tersebut, juga dilakukan perubahan pada sejumlah pasal penting terkait struktur organisasi, komposisi kepemimpinan, dan mekanisme kerja.
Secara mufakat, rapat menunjuk Panglima Christian Egam, S.Sos sebagai Koordinator Presidium Ormas Adat Kota Bitung, sekaligus merumusan visi, misi, dan program kerja jangka pendek, jangka menengah, dan jangka panjang, yang berorientasi pada penguatan peran ormas adat, enjaga harmoni sosial, mendukung stabilitas keamanan dan pembangunan daerah, serta rencana pembangunan sekretariat permanen
“Presidium Ormas Adat Kota Bitung bersepakat untuk segera membangun sekretariat permanen, yang sesuai hasil rapat akan berlokasi di Kelurahan Girian Permai (Giper), Kota Bitung, sebagai pusat koordinasi dan pelayanan organisasi,” jelas ketua Presidum POAB, Christian Egam, S. Sos. (hzq)






