Mustarin Humagi
SULUT – Pilkada serentak di Sulut di tengah pandemi Covid-19, relatif aman dan terkendali. Hal ini diungkapkan Kordinator Bidang Penanganan dan Pelanggaran Bawaslu Sulut Mustarin Humagi.
“Ini berdasarkan pantauan kami di lapangan dan jajaran pengawas di kabupaten/kota,” ungkapnya, kemarin.
Dia pun menjamin kesigapan jajaran Bawaslu Sulut hingga kabupaten/kota untuk mengikuti Sidang Pleno Rekapitulasi Suara Pilkada Tingkat Provinsi di Mercure Hotel.
“Kami baru saja melakukan koordinasi terkait pengawasan kegiatan terebut. Berbagi aduan masyarakat sedang dan sudah kami proses. Tapi semua relatif aman dan terkendali,” tutur dia.
- Pondasi Iman dan Kebersamaan, PLN UID Suluttenggo Dukung Penuh Kegiatan Keagamaan Hapsa P/KB Sinode GMIM Tahun 2026
- Gelar Srikandi Goes to School di SMA Negeri 1 Manado, PLN UID Suluttenggo Perkuat Karakter dan Literasi Energi Generasi Muda
- Gerakan Ekonomi Hijau, Dekranasda Bitung Gelar Pelatihan Pembuatan Tas Kresek Jadi Produk Bernilai Jutaan
Dari data yang didapat, untuk sementara ada 144 pelanggaran temuan Bawaslu. 50 masuk kategori bukan pelanggaran. Kemudian terkait laporan, yang masuk sejauh ini ada 9 pelanggaran. 18 laporan dikategorikan bukan pelanggaran.
Ketua Bawaslu Sulut Herwyn Malonda menyebut pihaknya masih terus melakukan rekapan data. Begitu pula dengan data dari kabupaten/kota ada yang belum masuk.
Yang pasti kata dia, seluruh temuan dan dugaan laporan akan ditindaklanjuti. “Dan jika terbukti memenuhi unsur kita akan proses bersama dalam Gakkumdu,” sebut Malonda.(***)






