Minut– Menghadapi Pilkada 9 Desember mendatang Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Minahasa Utara gencar melakukan koordinasi dengan seluruh Pengawas Kecamatan (Panwascam) yang ada di Minahasa Utara, Kamis (6/8/2020).
Hal ini dimaksudkan agar setiap Panwascam yang ada, lebih teliti lagi dalam melakukan pengawasan terkait tahapan pencocokan dan penelitian (Coklit) yang akan berakhir pada 13 Agustus mendatang.
Untuk mendapatkan data pemilih yang akurat, Kordiv Pengawasan Humas dan Hubal Bawaslu Minut Rahman Ismail mengatakan, sisa waktu tinggal 7 hari untuk kita terus melakukan pengawasan tahapan Coklit.
“Yang harus diperhatikan dan diawasi oleh Panwascam adalah kelengkapan data pemilih antara lain, KTP, KK dan Surat Keterangan”, JelasĀ Rahman.
- Menteri Nusron Ingin Target PTSL 2027 Ditambah, Perluas Kepastian Hukum Bagi Masyarakat
- Bahas Rencana Kerja TA 2027 Dengan Komisi II DPR RI, Menteri Nusron Usulkan Pagu Anggaran Rp.10 Triliun
- Laporkan Progres Dukungan KSPEAN Papua Selatan, Wamen Ossy Tegaskan Landasan Kuat Agenda Pembangunan Nasional

Adapun Rapat Koordinasi Bawaslu tersebut dihadiri Pimpinan Bawaslu Sulut Supriyadi Pangelu, Pimpinan Bawaslu Minut Rocky Ambar serta staf yang ada di Bawaslu Minut.
Dalam kesempatan itu, Pimpinan Bawaslu Minut Rocky Ambar menguraikan langkah-langkah penting dalam pemuktahiran data pemilih, mengingat batas waktu untuk melakukan Coklit akan berakhir 13 Agustus nanti.
“Saya ingatkan, untuk setiap Laporan Hasil Pengawasan (LPH) agar dapat langsung di upgrade setiap harinya karena sistem penomoran LHP adalah dari Bawaslu RI.”Ujarnya.
Ambar berharap dengan adanya Rakor tersebut, setiap Panwascam dapat terus memperhatikan sistem pemuktahiran data terlebih pada daerah-daerah yang berada pada tingkatan rawan sehingga tidak terjadi kelalaian. (T3)








