Manado – Beberapa hari terakhir kantor DPRD Sulut di Kairagi jalan raya Manado-Bitung digeruduk massa demonstran.
Kedatangan berbagai elemen masyarakat termasuk mahasiswa, LSM dan organisasi buruh, membawa aspirasi menuntut penurunan harga BBM bersubsidi yang pekan lalu dinaikkan pemerintah.
Dalam aksi demo Victor Mailangkay menyebutkan bahwa dia bertandatangan dan bertanggungjawab terhadap aspirasi ini.
“Saya akan paling terdepan dalam mengawal aspirasi ini, dan saya siap lahir batin dalam memperjuangkan aspirasi ini,” Ucap Legislator 7 periode ini
- Pondasi Iman dan Kebersamaan, PLN UID Suluttenggo Dukung Penuh Kegiatan Keagamaan Hapsa P/KB Sinode GMIM Tahun 2026
- Gelar Srikandi Goes to School di SMA Negeri 1 Manado, PLN UID Suluttenggo Perkuat Karakter dan Literasi Energi Generasi Muda
- Gerakan Ekonomi Hijau, Dekranasda Bitung Gelar Pelatihan Pembuatan Tas Kresek Jadi Produk Bernilai Jutaan
Wakil Ketua DPRD Sulut, Victor Mailangkay, salah-satu legislator yang menerima aksi demonstrasi terlihat basah-basahan dalam mendengar aspirasi masyarakat, dia mengatakan bahwa dia berjanji akan menindaklanjuti aspirasi ke pemerintah pusat.
“DPRD bisa meneruskan itu, bahkan bisa antar langsung. Pertanggung-jawabannya bisa kita video,” jelas Victor Mailangkay, Kamis (8/9/2022).
Selain BBM, aksi demonstrasi juga membawa aspirasi buruh yang masih banyak belum menerima upah sesuai UMP Sulut yakni Rp.3,3 Juta. Meskipun demikian, menurut Mailangkay, UMP menyesuaikan dengan kamampuan penyedia pekerjaan.
“Ada buruh dibayar di bawah UMP. Nah, kita berjuang agar mencapai itu. Kita menghitung kemampuan perusahaan. Jika misalkan kita naikkan empat juta, dan ternyata perusahaan tidak mampu bayar, akan kolaps sama-sama,” tukas politisi Nasdem ini. (Chris)






