Sulut-Kepala Perwakilan Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (Kemendukbangga/BKKBN) Sulawesi Utara dr. Jeanny Yola Winokan, MAP yang didampingi Sekretaris Badan Lady D. Ante, S.pd, MAP dan tim melakukan audiensi bersama Bupati Minahasa Selatan Franky Donny Wongkar, SH, terkait pelaksanaan program Bangga Kencana di Kabupaten Minahasa Selatan, Selasa (06/05/2025).
Dalam Audiensi ini, Kaper Kemendukbangga/BKKBN Sulut memperkenalkan kembali BKKBN yang telah bertransformasi dan memiliki wajah baru menjadi Kemendukbangga dengan 5 program Quick Wins yang menjadi program unggulan mereka saat ini.
Kaper menjelaskan, 5 program percepatan atau quick win ini, yakni Gerakan Orang Tua Asuh Cegah Stunting (Genting), Taman Asuh Sayang Anak (Tamasya), Gerakan Ayah Teladan Indonesia (GATI), Lansia Berdaya, dan Super Apps ‘Keluarga Indonesia’.
Dalam Audiensi ini juga dibahas tentang beberapa kendala yang sering terjadi di lapangan, seperti pergantian TPK (Tim Pendamping Keluarga) di beberapa wilayah yang menghambat jalannya program, kinerja Penyuluh KB, SK Genting dan serapan dana BOKB Kabupaten Minahasa Selatan yang masih kurang optimal.
Bupati FDW yang didampingi Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Drs. Benny Lumingkewas dan Kepala Dinas PP KB Meity Tumbuan, S.Pd, M.Si, memberikan apresiasi dan dukungan atas masukan yang diterima bahkan langsung memberikan arahan kepada beberapa Kadis yang hadir untuk segera menindaklanjuti hasil dari pertemuan tersebut.
Bupati FDW juga mengarahkan agar hubungan sinergitas kemitraan yang sudah berjalan baik selama ini antara Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/BKKBN dengan Pemerintah Kabupaten Minahasa Selatan terus dipertahankan bahkan ditingkatkan. (*/J.Mo)










