Manado – Walikota Manado Andrei Angouw di dampingi Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Manado John Suwu, memantau kondisi aliran sungai Mahawu Kecamatan Tuminting, Rabu (04/08/2021).
Diketahui, sungai di kelurahan Mahawu ini sering meluap dan masuk ke pemukiman warga ketika hujan deras dan mengakibatkan banjir.
Walikota Manado mengatakan temuan dilapangan, salah satu penyebabnya adalah terjadi penyempitan dan pendangkalan sungai. Makanya dalam rangka antisipasi banjir dilakukan pelebaran dan pengerukan sungai.
“Ini perlu di inventarisir beberapa hal yang harus diperbaiki.” Ujar Walikota Andrei.
- Sekwan Silangen Hadiri Peresmian Museum Negeri Provinsi Sulut : Menunjukan Komitmen Kuat Dalam Mendukung Pemeliharaan Cagar Budaya Dan Entitas Pariwisata Berbasis Edukasi
- Diresmikan Menteri Kebudayaan, Wajah Baru Museum Negeri Sulawesi Utara Jadi Ruang Edukasi Modern dan Ikon Wisata Budaya
- Resmikan Museum Negeri Provinsi Sulut, Fadli Zon Puji Kepemimpinan Gubernur Yulius Peduli Dengan Budaya Daerah
Dalam pantauan tersebut,Walikota pilihan rakyat Kota Manado ini, menyusuri lorong-lorong hingga ke jalan utama bahkan sampai ke Bailang melihat saluran air. Setelah melihat beberapa permasalahan dilapangan kaitan dengan normalisasi sungai dan perbaikan drainase ini.
“Cek list lokasi dan masalahnya nanti dianalisasi dan diatur anggarannya,” Kata Walikota.
Dalam kesempatan ini juga, Walikota Andrei menghimbau kepada masyarakat agar jangan lagi membuang sampah ke dalam sungai Mahawu.
“Saya menghimbau kepada warga untuk saling menjaga kebersihan dan keindahan kota. Dan, jangan sekali-kali membuang sampah sembarangan, apalagi membuangnya ke sungai,” Imbau Walikota Andrei.
Sebelumnya, Walikota Manado Andrei Angouw mengunjungi beberapa tempat di Paal IV,Taas dan Tikala Aries untuk meilhat kondisi aliran sungai.
Turut mendampingi Walikota, para pejabat Tekhnis dari Bapelitbang Kota Manado, Lurah Mahawu dan para Ketua Lingkungan Mahawu. (JM)








