Tim Joune Ganda Laporkan Akun Facebook Penyebar Hoaks ke Bawaslu Minut

Minut, Jumat (13/12/2024) – Perwakilan Tim Pemenangan Joune Ganda – Kevin William Lotulung (JGWKL), Nikson Rumimpunu, mendatangi Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Minahasa Utara untuk melaporkan dugaan penyebaran informasi palsu yang menyerang pasangan calon mereka.

Nikson menyampaikan laporan terkait akun Facebook bernama Candra Dengah Rooroh yang diduga aktif menyebarkan kabar bohong di media sosial.

“Akun ini beberapa kali memposting hoaks yang menyerang sekaligus merugikan calon bupati kami, Joune Ganda,” tegas Nikson usai menyerahkan laporan di Bawaslu.

Salah satu unggahan yang dipermasalahkan adalah foto Joune Ganda dengan gestur mengangkat jari telunjuk yang disertai narasi seolah-olah mendukung pasangan calon nomor urut 1, Melky Jakhin Pangemanan – Christian Kamagi (MJPCK). Padahal, menurut Nikson, foto tersebut merupakan dokumentasi lama dari tahun 2019 saat Joune Ganda mengusung visi “Minut One”.

“Ini manipulasi yang disengaja. Apalagi, foto itu diunggah berulang kali di grup Facebook I Love Minahasa Utara (ILMU), termasuk pada 25 dan 26 November 2024, saat masa tenang. Narasi yang dibuat jelas bertujuan memengaruhi opini publik untuk mendukung MJPCK,” ungkap Nikson.

Nikson menegaskan bahwa tindakan ini sangat merugikan dan melukai integritas kandidat mereka.

“Penggunaan media sosial seperti ini bukan hanya melanggar aturan, tetapi juga mencederai prinsip kejujuran dalam demokrasi,” tambahnya.

Sebagai langkah lanjutan, Nikson berencana melaporkan kasus ini ke Polres Minahasa Utara pada Sabtu (14/12/2024).

“Kami tidak akan tinggal diam. Tindakan ini sudah melampaui batas dan sangat merugikan Pak Joune Ganda secara pribadi,” tandasnya.

Laporan ini menjadi salah satu upaya JGWKL untuk menjaga jalannya Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Minut tetap bersih dari informasi sesat dan kampanye hitam.

Keputusan akhir kini berada di tangan Bawaslu dan kepolisian untuk menindaklanjuti laporan ini sesuai dengan hukum yang berlaku. (T3/*)

Loading