Sitaro – Gerak cepat Kepolisian Resort kepulauan Siau Tagulandang Biaro bersama pemerintah kabupaten kepulauan Sitaro dan pihak pusat vulkanologi dan mitigasi bencana geologi pasca di tetapkannya level aktifitas gunung karangetang ke level III waspada pada Kamis (8/2), terus mengoptimalkan koordinasi terpadu segala kemungkinan yang timbul akibat meningkatnya aktifitas gunung Karangetang di kepulauan Siau.
Rabu (7/2) jam 09,00 wita gunung Karangetang kembali menyemburkan awan hitam pekat (Abu vulkanik) dari dapur magma gunung tersebut, setinggi 12 kaki orang dewasa membumbung ke langit dengan ketebalan sedang terpantau terbawah arah angin ke arah sektor utara dan selatan sisi kepundan gunung Karangetang.
Curah abu vulkanik ini menimpa hampir empat Kelurahan di kecamatan Siau Timur dan sebagian kecamatan Siau Tengah serta sebagian Siau Barat. Aksi gerak cepat bersama pihak aparat terlihat di dua wilayah kepolisian Sektor Siau Timur dan kepolisian Sektor Siau Barat.
Adapun giat yang di lakukan adalah pembagian masker kepada masyarakat yang sementara melintasi di jalan Ulu Ondong dan sementara beraktifitas termasuk di wilayah yang terdampak titik jatuhnya abu vulkanik.
Kepolisian Sektor Siau Barat melalui Kapolsek AKP Norianto Sadia S.Sos, SH, saat di temui media ini, Kamis (8/2) di Tugu Pala Kampung Pehe mengatakan bahwa kami bersama tim Polsek Siau Barat membantu pihak pemerintah daerah untuk menyalurkan dan membagikan masker ini.
“Pembagian masker bagi masyarakat di seputaran Siau Barat dan Tengah yang terdampak guguran abu vulkanik ini dan yang berada dalam wilayah hukum Polsek Sibar, tentunya agar warga terhindar dari penyakit ispa atau sesak napas saat menghirup udara akibat abu fulkanik ini,” Ujar Sadia.
Dikatakan Kapolsek, selain itu kami juga terus berkordinasi dengan pihak pemerintah,untuk terus memantau perkembangan dan peningkatan aktifitas gunung Karangetang. “Kami menghimbau kepada masyarakat agar tetap waspada dan patuhi himbauan pemerintah termasuk gunakan masker. Apalagi masyarakat yang tinggal di bantaran kali kering, yang sewaktu waktu datang aliran larva dan awan panas,”tegas AKP Noprianto Sadia SSos SH .
Dalam pantauan media ini, hal yang sama juga di lakukan pihak Polsek Siau Timur melalui Kapolsek Sitim AKP Tomi Oroh,Kamis (08/02) bersama timnya terlihat sibuk membagikan masker bagi warga dan menghimbau agar senantiasa waspada akan peningkatan dan erupsi gunung berapi serta patuhi himbauan pemerintah.
Seperti di ketahui bahwa meningkatnya aktifitas gunung Karengetang pada saat erupsi abu vulkanik pada Rabu 7 Pebruari 2023, oleh pihak pusat vulkanologi dan Mitigasi bencana geologi, yang di tanda tangani oleh Plt Kepala Badan Geologi Muhamad Wafid, tentang status di level III siaga, dalam rekomondasinya menghimbau bagi masyarakat agar tidak mendekati kawah utama gunung karangetang pada radius 2, 5 Km dan 3,5 km, pada Sektor Selatan Tenggara dan mewaspadai adanya awan panas dan lahar panas dan dingin yang sewaktu waktu melewati aliran bantaran kali kering di wilayah tersebut. (Heriwan Kasiahe).
![]()

