Paslaten, Minut– Program Vaksinasi terus dijalankan Pemerintah hingga ke desa-desa. Hal ini dimaksudkan untuk memutus rantai penyebaran virus corona dan menekan angka kasus covid 19 di Kabupaten Minahasa Utara.
Begitu pula dengan Desa Paslaten, Kecamatan Kauditan, dibantu oleh Puskesmas Kauditan, sebanyak 300 orang masyarakat Paslaten menerima Vaksinasi jenis AstraZeneca. Selasa, (06/07/2021).
Menurut Kepala Desa Paslaten Ferdy Philip Giroth, Sos., pada pelaksanaan kegiatan vaksinasi antusias warga begitu besar sedangkan kuota pada vaksinasi kloter pertama ini hanya untuk 300 orang saja.

- Jadi Pembicara di Akademi Politik UMJ, Wamen ATR/Waka BPN: Pertanahan Berperan Strategis Dukung Asta Cita Presiden Prabowo
- Berikan Pengarahan di Kantah Kota Samarinda, Wamen Ossy: ATR/BPN Harus Jadi Solusi Pembangunan di Kalimantan Timur
- Dampingi Jusuf Kalla Lantik Pengurus PMI Sulut, Gubernur Yulius Selvanus Tekankan Gerak Cepat Kemanusiaan
“Untuk desa Paslaten Kauditan kuota 300 botol vaksin itu tidak cukup. Jadi untuk kloter pertama, saya membagi setiap Jaga (Lingkungan) hanya mendapatkan jatah 50 orang saja dari 6 Jaga (lingkungan) yang ada didesa ini”, kata Giroth.
Bertindak sebagai Koordinator Tim Vaksinasi, Kepala Puskesmas Kauditan dr. Fermy Sundah mengatakan, jumlah vaksin jenis AstraZaneca sebanyak 300 botol siap disuntikan kepada masyarakat yang memenuhi syarat kesehatan.
“Sebelum divaksin masyarakat wajib mengikuti beberapa pentunjuk administrasi dan medis, atara lain mengisi data diri sesuai NIK dan akan melewati konsultasi juga pemeriksaan kesehatan sebelum menerima Vaksin AstraZeneca”, jelas Sundah.
Hingga akhir kegiatan vaksinasi, para warga tetap melakukan protokol kesehatan yaitu, mencuci tangan, menjaga jarak serta tetap memakai masker. (T3)








